Latar Belakang: Pasien dengan BPD sering menderita trauma awal dan gangguan stres pascatrauma (PTSD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan neurologis antara memori trauma dan PTSD di BPD dengan dan tanpa PTSD menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI). METODE: Dua belas pasien wanita dengan BPD dengan pengalaman traumatis, enam dengan PTSD dan enam tanpa PTSD, dipelajari. kata-kata kunci (kata-kata) untuk peristiwa traumatis dan negatif non-traumatis diidentifikasi dari wawancara otobiografi. Analisis dilakukan untuk membandingkan perbedaan antara trauma dan non-trauma. HASIL: Analisis semua individu menunjukkan vitalitas di daerah korteks orbitofrontal, lobus temporal anterior dan lobus oksipital pada kedua sisi belahan bumi. Individu dalam kelompok tanpa PTSD memiliki vitalitas yang sangat signifikan di kedua sisi korteks sirkumfrontal dan area Broca. Lobus temporal anterior, daerah temporal tengah, amigdala, gyrus cingulate posterior, domain cephalic posterior, dan otak kecil secara signifikan lebih aktif di sisi kanan individu dalam kelompok dengan PTSD daripada di sisi kiri. KESIMPULAN: Pasien dengan BPD yang dikelompokkan menurut ada atau tidaknya PTSD memiliki manifestasi neurologis yang berbeda dari ingatan traumatis mereka.