Apakah ada makanan yang dapat mengurangi risiko kanker paru-paru?

Apel

Apel mengandung flavonoid, yang memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi dan meningkatkan kekebalan tubuh, dan penelitian telah menunjukkan bahwa semakin tinggi asupan flavonoid, semakin rendah risiko kanker paru-paru. Asupan harian 20 mg flavonoid (setara dengan satu buah apel) dapat mengurangi risiko kanker paru-paru sebesar 10%. Kulit buahnya mengandung flavonoid paling banyak.

Bawang putih

Makan bawang putih mentah membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker dengan mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh seperti sel pembunuh alami dan makrofag. Sebuah studi oleh para sarjana Cina menemukan bahwa makan bawang putih mentah 2-3 kali seminggu mengurangi risiko kanker paru-paru sebesar 44%. Tetapi memakannya dalam keadaan matang mungkin kurang efektif.

Sayuran silangan

Sayuran silangan seperti brokoli dan kembang kol mengandung komponen yang disebut glikosida sulfur, yang dapat mencegah banyak jenis kanker, terutama di kalangan perokok, dan dapat mengurangi risiko kanker paru-paru sebesar 32-55%. Dianjurkan untuk makan setengah pon hingga satu pon sayuran sehari, dengan proporsi sayuran silangan yang lebih tinggi.

Ikan

Ikan dapat membantu pencegahan kanker paru-paru. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa asam lemak omega-3 dalam ikan dapat mengurangi risiko kanker paru-paru, dan bahwa makan ikan 2-3 kali seminggu mengurangi kejadian kanker paru-paru sebesar 21%, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini.

Namun, penting untuk dicatat bahwa temuan ini berasal dari studi epidemiologis atau observasional dan tidak secara ketat memvalidasi efek pencegahan kanker dari makanan pada manusia, dan meskipun konsumsi yang tepat mungkin memiliki manfaat kesehatan, konsumsi yang berlebihan dapat memiliki efek buruk pada tubuh jika mengganggu keseimbangan diet.