Gangguan kecemasan umum dicirikan oleh aspek-aspek berikut: 1. Pasien mengalami ketegangan dan kecemasan umum yang terus-menerus tanpa tujuan yang jelas atau isi yang sebenarnya. Ketegangan dan kecemasan cemas ini bukan merupakan ancaman aktual yang ada secara objektif, tetapi merupakan kekhawatiran dan kecemasan yang berlebihan, seperti anak-anak yang keluar rumah karena khawatir akan diganggu, atau orang tua yang keluar rumah karena khawatir akan terjatuh atau tidak dapat menemukan rumahnya; 2. Penderita memiliki serangkaian gejala yang muncul sebagai disfungsi saraf vegetatif, seperti jantung berdebar-debar, dada sesak, sulit bernapas, sakit perut, mual, muntah, sakit perut, diare, sering buang air kecil dan buang air kecil yang mendesak; 3. Gejala kegelisahan motorik, penderita mungkin bermanifestasi sebagai gelisah, ketidakmampuan untuk duduk diam, menggosok-gosokkan tangan dan kaki, lompatan otot seluruh tubuh, nyeri ketegangan otot, dan tremor otot pada bibir, lidah, dan jari-jari.