Gangguan kecemasan pada usia lanjut adalah gangguan umum yang membahayakan kesehatan fisik dan mental orang lanjut usia

    Dengan percepatan laju kehidupan modern, intensifikasi perubahan informasi dan berbagai perbedaan konsep antara lansia dan juniornya, kecemasan lansia menjadi semakin menonjol. Misalnya, beberapa orang lanjut usia khawatir tentang hal-hal terkecil dalam hidup, dan bahkan gugup dan takut; beberapa orang curiga bahwa mereka memiliki beberapa jenis penyakit dan cemas; beberapa orang terganggu oleh kata-kata yang tidak disengaja dari junior mereka; beberapa orang bahkan merasa tertekan, mudah tersinggung, dan cemas bahkan ketika lingkungan tempat tinggal tidak memuaskan atau cuacanya buruk. Ketakutan ini tidak mengejutkan, karena ini adalah respons psikologis normal terhadap rangsangan eksternal. Namun, jika rasa takut terus berlanjut atau sangat parah sehingga mempengaruhi kehidupan sehari-hari lansia, atau jika rasa takut muncul tanpa alasan yang jelas tanpa adanya rangsangan eksternal, maka rasa takut berada di luar kisaran normal aktivitas psikologis dan bersifat patologis. Ini adalah saat ketika orang lanjut usia harus dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan pengobatan gangguan kecemasan geriatri. Gangguan kecemasan geriatri kini telah menjadi gangguan mental kedua yang paling umum setelah gangguan kognitif, dan merupakan gangguan umum yang membahayakan kesehatan fisik dan mental para lansia. Selain gangguan kecemasan umum, gangguan kecemasan geriatri juga mencakup gangguan panik, fobia, gangguan obsesif-kompulsif, dan gangguan stres pascatrauma. Lu Yongliang, Departemen Psikiatri, Rumah Sakit Suzhou Guangji