Penyesuaian diri untuk gangguan kecemasan ringan

  Ada tiga tingkat kesehatan mental: masalah psikologis, masalah psikologis yang parah dan masalah psikologis neurotik. Gangguan kecemasan ringan adalah masalah psikologis yang serius dan berada dalam lingkup pekerjaan seorang konselor, sementara gangguan kecemasan yang parah bersifat neurotik dan membutuhkan bantuan tidak hanya seorang konselor tetapi juga seorang psikiater. Tentu saja, Anda tidak bisa benar-benar mengalahkan penyakit mental dengan mengandalkan orang lain dan pengobatan saja; kita harus mulai dari diri kita sendiri.  Gangguan kecemasan ringan dan kecemasan ringan itu berbeda, meskipun keduanya hanya berbeda satu kata. Kecemasan ringan sudah merupakan kondisi medis; jika Anda didiagnosis dengan kecemasan, itu berarti Anda biasanya sering merasa cemas, tetapi tidak bisa mengatakan mengapa Anda cemas. Dan kecemasan ringan hanyalah sebuah emosi, orang normal memiliki kecemasan ringan pada waktu-waktu tertentu, kita tahu apa yang kita cemaskan, dan ketika peristiwa yang menimbulkan kecemasan ini berlalu, kecemasan kita menghilang.  1. Hilangkan sumber kecemasan: Tentu saja kita terkadang tidak tahu mengapa kita cemas, dan yang bisa kita lakukan adalah menjauhi sementara hal-hal yang sudah kita ketahui dapat menyebabkan kita cemas. Misalnya, ketika Anda mengalami serangan kecemasan, Anda dapat mengambil cuti kerja untuk beristirahat dari stres pekerjaan Anda dan meredakan emosi Anda. Tunggulah sampai Anda merasa tidak terlalu cemas sebelum kembali bekerja. Melakukan hal itu akan mencegah kecemasan Anda memburuk lebih jauh menjadi kecemasan yang parah. Konselor mungkin menyarankan agar Anda pergi ke pedesaan atau daerah pemandangan yang tidak terlalu ramai agar lebih dekat dengan alam dan Anda akan lebih santai.  2. Cari bantuan dari seorang teman: Cari seorang teman yang bisa mendengarkan Anda dan ceritakan kepadanya keadaan emosi Anda baru-baru ini dan berbagai hal yang telah Anda alami. Ungkapan ini bisa efektif dalam mengurangi tingkat kesusahan Anda. Bahkan, orang yang membuat penelitian ini menduga bahwa konselor sebenarnya adalah pendengar, dan orang yang datang ke layanan konseling akan dapat memberikan penjelasan yang jelas tentang apa yang sedang dialaminya, dan masalahnya akan terpecahkan untuk sebagian besar.  3. Memulai buku harian: Ketika pekerjaan atau studi kita menjadi lebih menegangkan, kita perlahan-lahan melupakan usia ketika kita membuat buku harian. Para psikolog melihat mereka yang duduk di bangku SMP dan bertanya-tanya, mengapa banyak orang pada usia itu membuat buku harian, dan apakah baik bagi mereka untuk membuat buku harian? Jawabannya adalah ya. Membuat jurnal memungkinkan siswa sekolah menengah untuk menemukan cara untuk menghilangkan stres dan membantu mereka belajar mengatur emosi mereka.  Studi terhadap mahasiswa juga menemukan hal ini, dengan mereka yang diminta untuk menuliskan hal-hal yang membuat mereka sedih mengalami emosi yang lebih positif dan tidak terlalu sakit. Jadi, buatlah buku harian, tuliskan hal-hal yang membuat Anda cemas dan sedih, dan mulailah proses penyembuhan Anda sendiri.  4. Meremehkan apa yang orang lain katakan tentang Anda: Aliran psikologi biologis percaya bahwa kecemasan orang terkait dengan apa yang orang lain katakan tentang Anda. Pikirkan tentang apa yang membuat Anda cemas? Apakah Anda merasa sedikit gugup ketika pergi bekerja karena Anda tidak ingin dinilai oleh atasan dan rekan kerja Anda sebagai orang yang malas dan kasar. Anda ingin menjadi sempurna dalam pikiran orang lain. Pengharapan inilah yang membuat kita takut membuat kesan buruk pada orang lain.  Ketika Anda menyadari bahwa Anda cemas tentang komentar orang lain, Anda harus belajar untuk berbicara dengan diri sendiri dan Anda harus mengatakan pada diri sendiri untuk menempuh jalan Anda sendiri dan membiarkan orang lain terjebak dalam kemacetan.