Komplikasi yang pada akhirnya dapat diakibatkan oleh kolitis ulseratif berkepanjangan yang tidak diobati, termasuk dilatasi kolon toksik, yang, akibat peradangan, menyebabkan hipotonia dinding kolon dan kelumpuhan intermiten. Isi usus, serta gas, bisa tiba-tiba meningkat secara dramatis, menyebabkan dilatasi usus dan penipisan dinding usus, yang menyebabkan gejala keracunan. Kondisi ini dapat dengan mudah menyebabkan perforasi usus dan bahkan menyebabkan kematian. Komplikasi lainnya termasuk perforasi usus, yang terjadi akibat dilatasi usus yang beracun. Ada juga pendarahan masif, polip usus, kanker, peradangan usus kecil, penyakit autoimun seperti artritis, lesi kulit dan selaput lendir, dan lesi mata. Pasien harus menanggapi hal ini secara serius dan bagi mereka yang memiliki gejala kolitis, penting untuk mendapatkan pengobatan sesegera mungkin dan tidak menunda-nunda. Masing-masing komplikasi ini sangat bermasalah dan harus dihindari sebisa mungkin, dengan deteksi dan pengobatan dini sehingga Anda bisa sembuh sesegera mungkin. Penting juga untuk melakukan pencegahan dan pengobatan yang baik dalam kehidupan sehari-hari, banyak istirahat, jangan terlalu lelah, dan perhatikan kombinasi kerja dan istirahat. Rileks secara mental, jangan terlalu stres dan jaga suasana hati Anda tetap santai dan bahagia.