Analisis penyebab kesalahan diagnosis dan penatalaksanaan glioma insula dan kapsul insula

Abstrak: Tujuan Untuk mempelajari karakteristik klinis dan pencitraan glioma insula dan tutup insula, untuk membuat diagnosis dini dan meningkatkan efek terapi. Metode Sebuah penelitian retrospektif dilakukan pada 19 kasus glioma insula dan insular yang salah didiagnosis di antara 312 kasus glioma yang diobati dengan pembedahan dalam waktu 5 tahun, dan pasien ditindaklanjuti. Hasil CT menunjukkan lesi dengan kepadatan rendah pada insula dan korteks insular frontal, temporal dan parietal. MRI menunjukkan area sinyal rendah T1, area sinyal tinggi T2 pada area insular frontal, temporal dan parietal serta insula dan area sinyal tinggi pada korteks serebral pembuluh sulkus lateral sirkumfleks pada gambar Flair, tanpa batas yang jelas dan massa tumor yang khas, serta tidak ada pergeseran yang jelas pada garis tengah. Di bawah mikroskop selama operasi, jaringan tumor tumbuh di subkondrium lobus frontal, lobus temporal, insula parietal dan permukaan insula atau / dan menerobos subkondrium ke ruang subarakhnoid dan mengikis korteks. Tumor berwarna putih keabu-abuan atau keunguan keunguan, bertekstur lembut, mudah diangkat dengan penyedotan, dan batas dengan jaringan normal kabur, serta tumor tidak memiliki suplai darah yang kaya, dan pembuluh darah arteri dapat terlihat sangat dalam menembus ke dalam jaringan otak normal dan memasok darah ke jaringan otak normal setelah reseksi tumor. Setelah operasi, laporan patologi menunjukkan astrositoma grade Ⅰ~Ⅱ atau astrosit ke oligodendroglioma grade Ⅰ~Ⅱ. Setelah pembedahan, CT atau MRI menunjukkan bahwa tumor direseksi seluruhnya pada 13 kasus, sebagian besar direseksi pada 4 kasus, dan sebagian direseksi pada 2 kasus. Gejala epilepsi dan gejala sakit kepala menghilang pada 15 kasus, membaik pada 3 kasus, dan 1 pasien menunjukkan peningkatan kelemahan pada tungkai bawah kontralateral setelah operasi. Semua pasien ditindaklanjuti, hanya 1 kasus yang hilang, masa tindak lanjut dari 6 bulan hingga 3 tahun 4 bulan, tidak ada tanda dan gejala baru, dan 2 kasus menunjukkan kekambuhan tumor pada pemeriksaan pencitraan. Semua pasien dapat hidup normal, dan 11 pasien kembali bekerja secara normal. Kesimpulan: Glioma insula dan tutup insula memiliki sejarah dan karakteristik pencitraan yang unik, dan evolusinya dapat didiagnosis dengan benar dan pembedahan dini dapat mencapai efek terapi yang baik.