Tindakan pencegahan kehidupan sehari-hari untuk pasien dengan SLE

  1. Hindari sinar matahari langsung: Pasien dengan SLE harus menghindari terkena cahaya langsung yang mengandung sinar ultraviolet, termasuk sinar matahari, mesin fotokopi dan pengelasan, terlepas dari adanya ruam. Cobalah untuk menghindari keluar rumah antara jam 10 pagi dan jam 3 sore ketika matahari sedang terik-teriknya. Untuk kegiatan di luar ruangan yang berkepanjangan, langkah-langkah perlindungan matahari harus diambil, seperti memakai tabir surya dengan SPF 25 atau lebih tinggi, topi, payung dan pakaian lengan panjang.  2. Hindari penggunaan kosmetik: Pasien dengan eritema yang jelas pada wajah sebaiknya tidak menggunakan kosmetik untuk menutupinya, karena beberapa kosmetik mengandung bahan kimia, terutama yang mengandung amina aromatik, yang dapat memperparah ruam atau menyebabkan lupus. Jangan mengeriting dan mewarnai rambut Anda. Meskipun tidak ada bukti langsung bahwa hal itu dapat memicu lupus, sejumlah besar pasien telah mengeriting dan mewarnai rambut mereka beberapa waktu sebelum timbulnya lupus.  3. Cegah masuk angin dan hindari aktivitas berlebihan: Perhatikan untuk menjaga kehangatan selama musim dingin, kenakan topi dan masker yang bagus saat keluar rumah di musim dingin untuk menghindari kedinginan, dan cobalah untuk mengurangi pilek, dll., karena infeksi dapat memicu aktivitas lupus atau memperburuk kondisi yang ada.  4. Pola makan sehari-hari: Penderita lupus ringan biasanya tidak perlu melakukan diet kontraindikasi, tetapi mereka harus memperhatikan untuk menghindari makanan yang meningkatkan fotosensitivitas, seperti buah ara, seledri, pemerkosaan, siput lumpur kuning, jamur dan jamur shiitake, dll. Setelah dikonsumsi, mereka harus menghindari sinar matahari. Karena pasien lupus mengonsumsi glukokortikoid untuk waktu yang lama, mereka juga perlu makan makanan rendah gula dan rendah garam, memperhatikan suplemen kalsium, dan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan yang kaya vitamin.  Hindari penggunaan kontrasepsi yang mengandung estrogen, obat sulfa, dan tetrasiklin, karena obat-obat ini dapat memicu atau memperburuk aktivitas lupus.