Apa yang dimaksud dengan neuroma intermetatarsal?

  Neuralgia atau neuroma jinak dapat terjadi pada salah satu saraf interphalangeal, yang berjalan di bawah falang dan di antara metatarsal, di atas bola metatarsal dan ke arah ujung distal, yang mempersarafi jari-jari kaki. Saraf plantar interphalangeal ketiga terdiri dari cabang-cabang saraf plantar medial dan lateral, tempat terbentuknya neuroma (neuroma Morton), yang lebih sering terjadi secara unilateral daripada bilateral, dan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.  Gejala dan tanda neuroma intermetatarsal Neuralgia interdigital ditandai dengan rasa sakit yang tiba-tiba menjalar di sepanjang satu atau beberapa saraf kaki ke arah bola atau ujung jari kaki. Hal ini mungkin disebabkan oleh hilangnya bantalan lemak yang melindungi saraf interdigital di kaki, trauma ringan yang berulang, atau pemakaian sepatu yang tidak tepat. Neuroma interdigital muncul sebagai penebalan dan pembesaran jinak yang progresif di sekitar satu atau lebih saraf interdigital. Pada tahap awal, pasien dengan neuroma ini hanya mengeluhkan nyeri ringan atau ketidaknyamanan pada bola area metatarsal, yang paling sering terjadi pada area kepala metatarsal ke-4. Kadang-kadang ada sensasi seperti terbakar atau seperti ditusuk-tusuk jarum. Pasien mungkin merasa seolah-olah ada batu di dalam bola metatarsal. Gejala-gejala tersebut biasanya lebih terasa ketika mengenakan satu model sepatu daripada yang lain. Seiring dengan perkembangan penyakit, sensasi ini dapat menjadi lebih spesifik, sering kali dengan sensasi terbakar yang menjalar ke arah jari-jari kaki. Saat berjalan, sering kali perlu melepas sepatu untuk meringankan rasa sakit.  Diagnosis dan pengobatan neuroma intermetatarsal Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat yang khas dan rasa nyeri pada ruang interdigital di telapak kaki. Dengan adanya pembentukan neuroma, tekanan dengan ibu jari di antara tulang jari kaki ke-3 dan ke-4 sering kali menimbulkan rasa nyeri.  Rasa sakit biasanya akan hilang dengan cepat dengan alas kaki yang sesuai. Injeksi lidokain cukup untuk meredakan neuralgia saja, jika tidak, infiltrasi perineum dengan kortikosteroid jangka panjang dan anestesi lokal diperlukan pada kasus pembentukan neuroma. Suntikan dilakukan pada ruang jari kaki di bidang dorsal sendi metatarsophalangeal dengan sudut 45° terhadap kaki dan diulangi 2-3 kali dengan interval 1-2 bulan. Juga lebih bermanfaat untuk menggunakan orthosis pada kaki dan harus dirawat sekonservatif mungkin sebelum operasi. Jika pengobatan konservatif tidak efektif, operasi pengangkatan neuroma dapat dilakukan.