Sindrom kaki gelisah adalah gangguan neurologis kronis yang bermanifestasi sebagai ketidaknyamanan yang tidak dapat dijelaskan pada tungkai bawah dalam keadaan tenang, terutama saat tidur di malam hari, dan terkadang di area lain juga. Gejala-gejala gangguan ini sering kali menyebabkan kesulitan tidur, mudah terbangun, terbangun lebih awal, dan bahkan dapat membangunkan pasien dari tidurnya, yang secara serius memengaruhi kualitas tidur, yang pada gilirannya memengaruhi pekerjaan dan kehidupan pasien pada siang hari, sehingga memengaruhi suasana hati dan kondisi pikirannya. Penyakit ini dikaitkan dengan disfungsi sistem dopamin, penurunan kadar zat besi di otak dan gangguan neurotransmitter. Pandangan terbaru saat ini adalah bahwa agonis dopamin (termasuk pramipexole, ropinirole, dll.) dan gabapentin dapat digunakan dalam pengobatan penyakit ini. Selain pengobatan, pasien dengan gangguan ini juga dapat mengambil langkah-langkah dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah atau meringankan gejala. 1. Perhatikan kebersihan dan keteraturan tidur. Misalnya, jaga agar lingkungan tidur tetap tenang dan nyaman, tidur dan bangun tepat waktu, hindari menonton program dan buku yang merangsang sebelum tidur, hindari tidur berlebihan di siang hari, dan bentuklah kebiasaan tidur yang teratur. 2. Perhatikan gaya hidup sehat. Makanlah makanan yang seimbang, kurangi asupan kafein, serta hentikan kebiasaan merokok dan minum. 3. Berolahraga dengan benar. Khususnya, aktivitas olahraga untuk anggota tubuh bagian bawah, seperti berjalan kaki sebelum tidur dan menggunakan peralatan kebugaran, tetapi berhati-hatilah untuk tidak bekerja terlalu keras di siang hari, karena bekerja terlalu keras dapat dengan mudah memperparah gejalanya. 4 . Meningkatkan sirkulasi darah. Jika Anda merendam kaki dalam air panas atau mandi air panas sebelum tidur, memijat kaki, dan meninggikan kaki serta betis saat tidur untuk meningkatkan sirkulasi darah, hal ini juga dapat membantu meringankan gejala. 5. Jaga suasana hati yang bahagia. Karena sindrom kaki gelisah memengaruhi tidur dan energi aktivitas di siang hari, pasien rentan terhadap kecemasan, lekas marah, dan emosi lainnya, yang pada gilirannya akan memengaruhi gejala, yang mengarah ke lingkaran setan, sehingga penting untuk menjaga suasana hati yang bahagia. Jika perlu, konseling psikologis dapat diupayakan, terutama untuk pasien yang telah mengembangkan respons emosional yang lebih menonjol. 6. Hindari obat-obatan yang dapat memperburuk kondisi, seperti antihistamin, antiemetik (Gastrodia), obat flu, dll. Dianjurkan untuk memberi tahu dokter saat menggabungkan obat lain.