Banyak orang dengan gangguan kecemasan merasa bahwa ingatan mereka memudar, bahwa mereka sering kehilangan sesuatu, bahwa kemampuan mereka untuk belajar berkurang, bahwa mereka tidak dapat berpikir secara sistematis dan mendalam, dan bahwa pikiran mereka kacau balau. Banyak pasien lansia bahkan takut bahwa mereka menderita penyakit Alzheimer. Faktanya, hubungan antara kecemasan dan kompetensi adalah sebagai berikut: terlalu sedikit kecemasan membuat kita lalai, malas, dan kurang antusias. Kecemasan sedang meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan dan merangsang kinerja intelektual yang optimal. Namun demikian, orang dengan gangguan kecemasan sering kali tidak dapat berkonsentrasi, daya pikir dan tindakannya berkurang akibat kecemasan yang berlebihan, dan dalam kasus kecemasan yang parah, tidak responsif atau bahkan mengalami gangguan fisik dan mental yang total.