1. Tanyakan tentang fraktur primer dan perkembangan kondisinya, pahami pengobatannya dan amati apakah gips atau balutannya terlalu ketat. 2. Pemeriksaan lokal harus memperhatikan pembengkakan pada tungkai yang terkena. Jika ada ketegangan yang berlebihan, pengukuran tekanan jaringan harus dilakukan jika memungkinkan, dan fasia profilaksis dapat dilakukan jika perlu. Perhatikan adanya gejala iskemik pada tungkai distal, seperti nyeri hebat, pembengkakan, perubahan warna kulit, jari-jari tangan atau kaki yang lemah atau tidak aktif, sensasi tumpul, denyut nadi yang berkurang atau tidak ada, dan lain-lain, dan apakah gerakan pasif pada jari-jari tangan atau kaki menyebabkan nyeri. Perlu diperhatikan bahwa semua gejala atau tanda di atas adalah manifestasi yang lebih lanjut. 3. Jika terdapat tanda-tanda yang jelas dari cedera vaskular, seperti kompresi arteri poplitea, angiografi dapat dilakukan jika perlu.