Fibrodisplasia adalah lesi tulang jinak yang relatif umum. Lesi ekstremitas sering terletak di proksimal tulang panjang, paling sering di femur, tibia dan fibula, tetapi juga dapat terjadi secara bilateral. Tengkorak dan tulang rusuk juga lebih sering terkena. Penyakit ini lebih sering terjadi pada remaja dan dewasa muda, dan deformitas tulang biasanya lebih parah pada pasien dengan onset awal penyakit. Penyakit ini memiliki kecenderungan untuk sembuh secara spontan seiring dengan bertambahnya usia, dan pengobatan saat ini berfokus pada pencegahan dan pengobatan deformitas. Deformitas ekstremitas bawah yang parah dapat memperburuk cedera sendi dan deformitas lumbosakral dan memerlukan penanganan dini. Efektivitas terapi bifosfonat tidak jelas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bifosfonat tidak memperbaiki kualitas tulang atau gejala pasien secara signifikan. Obat denosumab yang lebih baru telah menunjukkan beberapa kemanjuran awal, tetapi efek akhirnya perlu diselidiki lebih lanjut. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perubahan kadar hormon setelah kehamilan dapat memperburuk perkembangan lesi tulang, dan oleh karena itu, para wanita disarankan untuk mempertimbangkan persalinan setelah kondisi mereka stabil. Pasien ini memiliki deformitas signifikan pada femur proksimal di sisi kanan, yang dinormalisasi dengan osteotomi dan ortopedi.