Apa yang menyebabkan melanin

Melanin adalah biopigmen yang berasal dari asam amino, terutama disintesis oleh melanosit, dan jumlah sintesis tidak hanya diatur oleh informasi genetik, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, yang sering dianggap terkait dengan sinar UV, usia, perubahan hormonal, peradangan dan faktor lainnya: 1. Sinar UV: terkait erat dengan sintesis melanin. Jika tubuh terpapar sinar matahari untuk jangka waktu yang lama, paparan sinar UV dapat menyebabkan peningkatan aktivitas melanosit, yang menyebabkan peningkatan biosintesis melanin dan penggelapan kulit. 2. Usia: Seiring bertambahnya usia, kapasitas metabolisme tubuh lebih buruk dan melanosit dapat menurun dan bahkan beberapa sel mati. Ketika melanosit nekrotik terus menumpuk, maka akan memicu pigmentasi, yaitu pigmentasi yang berkaitan dengan usia pada kulit lansia; 3. Perubahan hormon: Jika tubuh manusia memiliki ketidakseimbangan hormon dalam tubuh karena kehidupan yang tidak teratur, tingkat estrogen akan meningkat secara signifikan. Kadar estrogen berhubungan dengan sintesis melanin, yaitu estrogen bekerja melalui reseptornya, sehingga mendorong proliferasi melanosit dan menyebabkan sekresi melanin yang abnormal; 4. Peradangan: Pasien yang kulitnya terinfeksi atau alergi akibat peradangan biasanya akan mengalami hiperpigmentasi setelah penyembuhan. Hal ini terutama disebabkan oleh fakta bahwa produk inflamasi dapat menstimulasi melanosit, yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan abnormal dalam sintesis melanin, yang mengakibatkan pigmentasi epidermis.