Diagnosis dan manajemen megakolon kongenital dewasa (akhir)

  Megakolon kongenital dewasa (atau akhir) bisa menyebabkan konstipasi parah, seringkali tanpa enema atau rangsangan rektum, biasanya setelah usia 10 tahun dan seringkali pada usia dewasa.  Penyebabnya adalah kurangnya ganglia di kanal rekto-anal, biasanya dengan jarak 2 cm atau kurang dari garis dentate (yaitu kurang dari 3,5 sampai 4 cm dari ambang anal).  Tes transmisi kolon, manometri rekto-anal dan biopsi rektal diperlukan untuk menegakkan diagnosis.  Modalitas pembedahan: reseksi rektal sfingter antar-anal transanal, anastomosis koloanal, kolostomi profilaksis. Prosedur ini dapat dilakukan secara laparoskopi untuk membebaskan perut, yang menghindari perlunya sayatan di perut (hanya dengan colokan) dan memungkinkan trauma bedah minimal.