Kram pada betis saat tidur harus diidentifikasi secara aktif karena penyebab yang paling umum adalah kekurangan kalsium, oklusi pembuluh darah, olahraga yang berlebihan, dan iritasi akibat udara dingin. Suplemen kalsium dan intervensi pembuluh darah harus dilakukan. 1. Kekurangan kalsium: penyebab paling umum adalah kekurangan kalsium, maka Anda dapat memeriksa kalsium darah, indeks metabolisme tulang, dan bahkan memeriksa kepadatan tulang. Jika kram disebabkan oleh kekurangan kalsium pada betis dan kalsium darah yang rendah, maka kalsium dan vitamin D dapat ditambahkan dengan tepat, dan pengobatan anti-osteoporosis harus dilakukan jika perlu. 2. Oklusi pembuluh darah: Pemeriksaan ultrasonografi pada pembuluh darah tungkai bawah harus dilakukan untuk melihat apakah ada penyumbatan pembuluh darah tungkai bawah, yang menyebabkan iskemia pada betis dan menyebabkan kram pada betis. Jika sudah jelas bahwa hal itu disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah pada tungkai bawah, maka terapi intervensi harus dilakukan dengan bedah vaskular untuk meningkatkan suplai darah ke tungkai bawah untuk meringankan masalah kram pada tungkai bawah. 3. Olahraga yang berlebihan: Kram betis dapat terjadi karena penumpukan asam laktat dan kelelahan otot yang disebabkan oleh olahraga yang berlebihan. Anda dapat melakukan kompres panas lokal untuk melancarkan sirkulasi darah dan mengendurkan otot. Jika otot terasa sangat sakit, Anda dapat menggunakan plester antiinflamasi topikal pereda nyeri dan obat lain untuk meredakan nyeri otot. 4. Stimulasi angin sejuk: tidur karena stimulasi angin sejuk dapat menyebabkan kram betis, perlu memperhatikan kehangatan betis. Kram betis, perhatikan untuk tidak langsung memukul otot, Anda dapat meluruskan kaki, pegang jari-jari kaki, paksa untuk membuat jari-jari kaki dorsofleksi, dan pijat otot betis dengan lembut, dapat meringankan gejala kram. Kram betis itu sendiri umumnya bukan penyakit serius, tetapi tetap disarankan agar pasien mengklarifikasi penyebab penyakit, jika perlu, perawatan medis tepat waktu, untuk mencegah sering terjadi.