(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi yang relevan dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Pasien, Paman Li, berusia 45 tahun, mengalami gejala nyeri perut kanan atas selama 4 hari tanpa penyebab yang jelas 1 bulan yang lalu, dengan nyeri samar-samar paroksismal, disertai gejala refluks asam dan sendawa, yang terus terjadi setelah pengobatan dan memburuk setelah makan, dengan perasaan punggung menyangga dan distensi.
Informasi dasar】 Laki-laki, 45 tahun
Jenis penyakit】 Koledocholithiasis
Rumah Sakit】 Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Xi’an Jiaotong
Tanggal Konsultasi】 November 2020
Rencana pengobatan】Pengobatan bedah (kolangiopankreatografi retrograde untuk ekstraksi batu) + pengobatan oral (kapsul asam ursodeoxycholic) + infus intravena (natrium sulbaktam natrium cefoperazone untuk injeksi)
Masa pengobatan】 5 hari di rumah sakit, tinjau 1 minggu setelah pulang
Efektivitas】 Kondisi pada dasarnya stabil dan nyeri perut kanan atas telah hilang.
I. Konsultasi awal
Ketika pertama kali terlihat, pasien datang dengan wajah yang akut dan dalam keadaan baik. Dia dipulangkan dari rumah sakit setelah perawatan anti-infeksi (rinciannya tidak diketahui). 1 minggu yang lalu, dia mengalami gejala yang disebutkan di atas lagi, yang memburuk setelah makan, dengan perasaan punggung tertopang dan kembung, dan tidak disertai demam atau mual. Pemeriksaan fisik pasien menunjukkan nyeri tekan di perut kanan atas tanpa nyeri rebound dan tanda Murphy positif, disertai nyeri perkusi di daerah hati. CT scan hepatobilier, pankreas, dan limpa menunjukkan adanya fokus dengan kepadatan tinggi seperti bulat dengan diameter 0,9 cm di area perjalanan saluran empedu umum.
II. Riwayat pengobatan
Menurut kondisi fisik pasien, setelah berdiskusi dengan pasien dan keluarganya, diputuskan untuk mengobatinya dengan kolangiopankreatografi retrograde. Pada hari pertama masuk rumah sakit, yaitu sebelum operasi, dilakukan tes alergi koagulasi dan antibiotik, dan kriteria pra operasi terpenuhi. Pada hari kedua masuk rumah sakit, pasien dirawat dengan kolangiopankreatografi retrograde dengan anestesi umum. Pada hari ke-1 pasca operasi, yaitu hari ke-3 masuk rumah sakit, selang drainase terbuka dan cairan drainase 500 mL. Tidak ada tanda-tanda infeksi yang jelas dan pasien diberi makanan cair. Pada pasca operasi hari ke-4, yaitu hari ke-5, cairan drainase <50 mL dan selang drainase dilepas. Nyeri perut kanan atas pasien menghilang dan kondisinya stabil. Jika ada ketidaknyamanan, konsultasikan dengan dokter kapan saja. III. Efek pengobatan Pasien dirawat dengan kolangiopankreatografi retrograde endoskopik dengan anestesi yang baik dan tidak mengalami ketidaknyamanan. Pada hari kelima masuk rumah sakit, tanda-tanda vital pasien stabil, nyeri perut kanan atas tidak kambuh, dan cairan drainase jernih, sehingga pasien dipulangkan. IV. Catatan Setelah pengobatan sistematis, nyeri perut kanan atas pasien menghilang dan semua batu dikeluarkan, saya merasa sangat lega, tetapi masih ada hal-hal berikut yang perlu diperhatikan. 1. Pasien harus dipulangkan dengan diet yang lembut dan mudah dicerna, seperti mie dan bubur nasi, dll., dan secara bertahap dapat melanjutkan diet normal setelah 1 minggu. 2, pasien diet harus memilih makanan rendah lemak dan tinggi serat, seperti daging tanpa lemak, seledri, daun bawang, dll., yang tidak akan meningkatkan beban pencernaan pada saluran pencernaan dan pada saat yang sama juga dapat meningkatkan peristaltik usus. 3. Pasien perlu memeriksakan kembali amilase darahnya di rumah sakit dalam waktu 1 minggu setelah keluar dari rumah sakit, dan jika muncul gejala yang tidak nyaman, segera pergi ke rumah sakit. V. Wawasan pribadi Koledokolitiasis adalah penyakit umum pada saluran empedu. Untuk pasien dalam kasus ini, kolangiopankreatografi retrograd retrograd transendoskopik adalah modalitas pengobatan invasif minimal, dan pasien pulih dengan relatif baik setelah operasi tanpa meninggalkan gejala sisa yang serius. Pasien harus segera mencari pertolongan medis untuk mencegah perkembangan penyakit lebih lanjut jika mereka mengalami sakit perut, menggigil, demam tinggi dan penyakit kuning lagi setelah keluar dari rumah sakit.