Bagaimana penderita kolitis ulseratif dapat memperbaiki gizi mereka?

  Pasien harus mengembangkan kebiasaan diet yang baik dan menerapkan pola makan sehari-hari yang lembut, mudah dicerna dan makanan bergizi. Hindari makanan yang mengiritasi dan cenderung menyebabkan iritasi usus.  1. Berhenti minum produk susu seperti susu.  Salah satu cairan yang mungkin perlu Anda hindari adalah susu. Anda dapat berhenti minum susu untuk sementara selama beberapa hari untuk melihat apakah keadaan membaik untuk menentukan apakah ketidaknyamanan usus disebabkan oleh susu. Konsumsilah produk susu skim, atau jika Anda tidak toleran terhadap laktosa, pilihlah susu de-laktosa. Banyak orang dengan intoleransi laktosa dapat menerima yoghurt rendah lemak. Gunakan yoghurt rendah lemak atau keju yang terbuat dari kedelai, dan ganti susu dengan susu kedelai.  2. Cobalah makanan bayi yang mudah dicerna dan bergizi tinggi.  3. Ambil suplemen protein dan makan lebih banyak protein olahan.  Makan kalkun atau ayam tanpa kulit untuk protein. Makanlah seafood yang dikukus atau dipanggang, bukan digoreng. Gunakan daging tanpa lemak sebagai bahan utama atau cukup makan roti daging.  4. Minum jus buah untuk menggantikan sejumlah besar cairan yang hilang.  5. Pola makan harus diubah menjadi tinggi serat untuk mencegah kambuhnya kambuh lebih lanjut, tetapi tambahkan secara perlahan-lahan.  Jika Anda berencana menambahkan serat seperti dedak ke dalam makanan Anda, sebaiknya ditambahkan secara perlahan-lahan sehingga tubuh Anda memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi. Jika tidak, menambahkan terlalu banyak sekaligus dapat menyebabkan kembung makan makanan berserat. Serat terbaik adalah serat yang tidak larut – bekatul, beras merah, biji-bijian utuh seperti sereal (utuh dan tidak diproses), buah-buahan dan sayuran.  Diet berikut ini dapat membantu memerangi radang usus besar: oat bran dan selada dalam blender untuk membuat jus untuk diminum, atau tambahkan 1 sendok makan oat bran atau bekatul langsung ke jus buah atau sereal, karena ini membantu membentuk gundukan. Atau, Anda dapat menambahkan aerobic bulk cleanser (ABc) ke dalam jus Anda dan meminumnya di pagi hari ketika Anda bangun dengan perut kosong. Diet rendah gula dan tinggi protein nabati sangat cocok, kecuali beras merah yang dimasak.  6. Cari tahu makanan dan minuman apa saja yang mengiritasi usus Anda dan cobalah untuk menghindarinya.  Makanan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan termasuk produk susu, produk ragi, produk gandum, daging merah, produk gula, makanan yang digoreng, rempah-rempah, makanan olahan, kopi dan alkohol.  7. Kendalikan jumlah lemak yang Anda konsumsi.  Terapkan diet rendah lemak. Lemak dan minyak dapat memperparah disentri yang disebabkan oleh kolitis. Singkirkan makanan yang digoreng, saus berminyak, makanan berlemak, susu murni dan keju dari diet Anda. Makanan pedas dan minuman yang merangsang seperti kopi juga harus dihindari.  8. Hindari makan buah saat perut kosong.  Jus sebaiknya diencerkan dengan air mineral dan diminum selama atau setelah makan.