Pergelangan kaki bengkak bisa jadi merupakan tanda dari 8 penyakit

Pergelangan kaki yang bengkak mungkin disebabkan oleh kurangnya sirkulasi darah pada tungkai bawah akibat posisi berdiri dan duduk yang terlalu lama. Pasien dapat memijat area yang bengkak terlebih dahulu ke arah jantung, atau mereka dapat memilih untuk mengompres area yang bengkak dengan kompres es dalam waktu 48 jam untuk mendorong kembalinya darah dan mempercepat hilangnya pembengkakan. Selain itu, pembengkakan pergelangan kaki juga dapat terkait dengan cedera pada kapsul sendi, otot dan ligamen yang membentuk sendi pergelangan kaki. 8 penyakit berikut ini umum terjadi pada praktik klinis: 1. Keseleo pergelangan kaki: Pasien yang mengalami pembengkakan pergelangan kaki dan gejala-gejala seperti petekie kulit serta gerakan yang terbatas dapat disebabkan oleh keseleo pergelangan kaki; 2. Reaksi alergi: Pasien yang mengalami alergi dapat mengalami pembengkakan pergelangan kaki setelah kontak dengan alergen. 3. Malnutrisi: Pasien dengan gangguan penyerapan protein yang berkepanjangan dan konsumsi protein yang berlebihan dapat mengalami pergelangan kaki bengkak, dan pada kasus yang parah, oedema dapat terus muncul di daerah tulang paha dan lumbosakral. Artritis reumatoid: artritis reumatoid yang disebabkan oleh disfungsi autoimun tubuh dapat menyebabkan gejala pergelangan kaki bengkak. Penderita biasanya merasakan sendi bengkak dan kaku di pagi hari; 6, penyakit hati: hati adalah organ detoksifikasi penting dalam tubuh manusia, penyakit hati akan menyebabkan tubuh mengurangi kadar protein dan meningkatkan jumlah eksudasi cairan jaringan, yang akan menyebabkan pergelangan kaki bengkak. Sebagian besar pasien dengan penyakit hati juga akan mengalami penguningan pada kulit dan sklera; 7. Penyakit ginjal: ginjal bertanggung jawab atas fungsi ekskresi tubuh, dan disfungsi ginjal akan menyebabkan retensi air dan natrium dalam tubuh, sehingga menyebabkan pergelangan kaki bengkak; 8. Penyakit jantung: penyakit jantung dapat terjadi pada siapa saja, termasuk orang dewasa dan anak-anak. Selain itu, hipotiroidisme, trombosis vena tungkai bawah, diabetes, sinovitis pergelangan kaki, dan faktor penyakit lainnya dapat menyebabkan gejala-gejala ini dan dapat didiagnosis secara berbeda oleh dokter.