Hari Tidur Sedunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 21 Maret, dan setiap tahun pada hari ini baik rumah sakit spesialis dan spesialis; pasien dan orang biasa sama-sama diingatkan untuk memperhatikan tidur. Kenyataannya adalah bahwa tidur adalah perilaku manusia yang sangat umum dan kebanyakan orang tidak memikirkan atau merenungkan masalah tidur mereka. Namun, ketika masalah tidur benar-benar terjadi, kita perlu memperhatikannya, karena sering kali masalah tidur hanyalah sebuah fenomena yang dapat menjadi gejala atau manifestasi dari suatu penyakit. Secara umum, skizofrenia, mania, depresi, kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif, dan banyak gangguan kejiwaan lainnya dapat dikaitkan dengan gangguan tidur. Oleh karena itu, disarankan untuk menemui dokter spesialis untuk mengetahui apakah masalah tidur merupakan gejala penyakit atau hanya masalah tidur, agar tidak menunda diagnosis dan pengobatan penyakit.