Dengan semua manfaat tidur, apakah semakin banyak Anda tidur, semakin baik?

  Tidur menghabiskan hampir sepertiga dari hidup seseorang. Mengapa orang menghabiskan begitu banyak waktu untuk tidur dan apakah tidur benar-benar penting dalam perjalanan hidup seseorang? Kehidupan sosial yang terburu-buru dan penuh tekanan saat ini, hubungan interpersonal yang rumit di tempat kerja, gesekan antar teman, atau hari yang buruk di tempat kerja, dan lain-lain, semuanya dapat memengaruhi kualitas tidur. Dengan meningkatnya laju kehidupan, orang semakin terbiasa mengorbankan waktu tidur untuk mengatasi tekanan belajar dan bekerja. Seringkali, kurang tidur menyebabkan penampilan kuyu, pusing di siang hari, kehilangan energi dan kurangnya efisiensi di tempat kerja. Jadi, apa saja manfaat tidur bagi kesehatan fisik dan mental kita?  Banyak sekali manfaat dari tidur. Tidur adalah cara utama untuk menghilangkan kelelahan, memulihkan energi, dan meningkatkan pertumbuhan. Selama tidur, detak jantung melambat, tekanan darah turun, laju pernapasan menurun, tubuh mengkonsumsi lebih sedikit energi, yang kondusif untuk anabolisme, dan fungsi fisiologis organ tubuh, yang dipulihkan dan disesuaikan, dengan demikian terkait erat dengan kehidupan yang panjang dan sehat. Selama tidur, sekresi berbagai hormon pro dari kelenjar hipofisis meningkat, terutama sekresi hormon pertumbuhan, yang meningkatkan metabolisme sel di seluruh tubuh dan kondusif untuk nutrisi dan pertumbuhan. Tidur dapat mengkonsolidasikan memori. Bermimpi saat tidur adalah reproduksi informasi memori, memproses ulang informasi tersebut, mungkin membentuk koneksi saraf baru dan meningkatkan pembelajaran dan memori.  Tidur adalah hal yang penting bagi kesehatan kita. Apakah semakin lama kita tidur semakin baik? Penelitian modern telah membuktikan bahwa tidur dan istirahat yang berlebihan dapat menyebabkan depresi kortikal dan kekurangan oksigen ke sel-sel otak. Oleh karena itu, tidur lebih banyak tidak bermanfaat bagi kesehatan. Pada kenyataannya, beberapa orang, karena mereka dapat segera tertidur lelap, mungkin 4 jam sudah cukup, yang lain, mungkin harus tidur selama 8-9 jam untuk mendapatkan energi di siang hari. Jelas bahwa ada perbedaan besar dalam jumlah tidur yang dibutuhkan setiap orang. Para tokoh yang tidur lama dalam sejarah termasuk Albert Einstein, yang tidur selama 10 jam sehari, dan seorang yang tidur sangat singkat di Inggris yang tidur selama 67 menit sehari. Secara umum, jumlah tidur yang dibutuhkan tergantung pada faktor-faktor seperti ras, lingkungan, psikologi, dan penyakit. Jumlah jam tidur yang tepat per hari tergantung pada apakah tidur Anda memastikan tubuh Anda pulih dari kelelahan dan berenergi keesokan harinya. Oleh karena itu, tidak ada nilai standar berapa lama waktu tidur yang seharusnya Anda dapatkan setiap hari, hanya ada nilai referensi yang ditentukan oleh kondisi fisik Anda.