Apa saja faktor yang berkontribusi pada perkembangan sindrom iritasi usus besar?

1. Usia
Menurut statistik, prevalensi sindrom iritasi usus besar adalah 13,5% pada orang berusia 15-34 tahun, 13,0% pada orang berusia 35-44 tahun, dan 9,4% pada orang berusia 45 tahun atau lebih. Dari analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa kejadian sindrom iritasi usus besar lebih tinggi pada orang yang berusia di bawah 45 tahun.

2. Faktor jenis kelamin Karena faktor institusional, hal ini paling sering terjadi pada wanita.

3. Faktor pola makan Minum makanan dingin, berminyak, pedas, dan makanan iritasi lainnya serta minum banyak alkohol dapat memicu sindrom iritasi usus besar.

4, faktor psikologis Stres psikologis rentan terhadap kecemasan, ketegangan dan emosi buruk lainnya, emosi buruk ini secara tidak langsung akan menstimulasi tubuh, mempengaruhi fungsi saraf tumbuhan, sehingga menyebabkan perubahan fungsi motorik usus besar dan usus halus, mengakibatkan gangguan sekresi sehingga memicu diare, sakit perut dan gejala lainnya.