Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan bahaya trombosis vena dalam telah meningkat dan penggunaan warfarin secara klinis telah meningkat. Karena banyak obat (termasuk obat yang dijual bebas) serta makanan dapat secara signifikan memengaruhi efek antikoagulan warfarin, maka pasien yang menerima terapi warfarin harus menghindari atau mengurangi kombinasi obat sebisa mungkin. Bila perlu, pemantauan koagulasi harus diintensifkan. Banyak obat resep atau obat yang dijual bebas dapat meningkatkan atau mengurangi efek warfarin. Dokter dan pasien yang menjalani terapi warfarin harus mengetahui hal ini untuk menghindari risiko perdarahan atau peningkatan risiko kejadian trombotik akibat penggunaan yang tidak tepat. Obat-obatan yang meningkatkan efek antikoagulan warfarin: aspirin, natrium salisilat, indometasin, pautazon, kina, asam diuretik, metilsulfonilurea, metronidazol, allopurinol, eritromisin, kloramfenikol, beberapa antibiotik aminoglikosida, sefalosporin, simetidin, klobetin, dekstrometorfan, parasetamol, dan lain-lain. Obat yang mengurangi efek antikoagulan warfarin: natrium fenitoin, barbiturat, kontrasepsi oral, estrogen, clofentezin, rifampisin, vitamin K, klorthalidon, spironolakton, kortikosteroid, dll. Obat-obatan yang tidak boleh dikombinasikan dengan warfarin: epinefrin hidroklorida, amikasin, vitamin B12, meprobamat, indocin, klorpromazin hidroklorida, vankomisin hidroklorida, dll. Beberapa herbal (misalnya Salvia, Ginseng, Angelica, Ginkgo, dll.) meningkatkan efek antikoagulan warfarin. Beberapa makanan (misalnya jeruk bali, mangga, bawang putih, bawang merah, jahe, bawang bombay, rumput laut, kembang kol, kangkung, wortel, kiwi, kacang hijau, kubis, daun bawang, bayam, selada, jus jeruk bali, keju, kuning telur, dan jeroan hewan) kaya akan vitamin K, yang dapat mengurangi efek antikoagulan warfarin dan juga harus diperhitungkan saat memberikan atau memakannya. Setelah pasien mengonsumsi obat atau makanan ini, ia harus berkonsultasi dengan dokter dan memutuskan apakah akan menjalani tes koagulasi (terutama INR) atau melakukan intervensi seperlunya. Kami berharap semua pasien akan meminum obat dengan benar dan segera memeriksanya untuk memastikan keefektifannya.