Myeloma adalah kanker, tumor ganas yang berasal dari sel plasma dalam sumsum tulang, dan merupakan salah satu tumor ganas yang paling umum pada sistem hematologi, yang sebagian besar terjadi pada orang paruh baya dan lanjut usia. Mieloma bersifat multifokal, dengan tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, tengkorak, dan panggul sebagai tempat yang lebih disukai. Presentasi klinis yang khas adalah nyeri tulang belakang, yang awalnya bersifat intermiten, diikuti oleh nyeri yang terus-menerus, memburuk secara progresif, dan nyeri yang parah. Sekitar separuh dari pasien mengalami fraktur patologis dan kompresi saraf, yang menyebabkan paraplegia atau nyeri yang menjalar secara umum. Pada tahap awal mieloma, tidak ada gejala yang jelas dan sebagian besar pasien datang dengan nyeri punggung atau anemia, yang dapat dengan mudah salah didiagnosis. Permulaan penyakit ini dapat menekan produksi imunoglobulin normal tubuh, sehingga menjadi predisposisi berbagai infeksi bakteri dan komplikasi. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat mengancam jiwa. Meskipun tidak dapat disembuhkan secara klinis, perkembangannya dapat dikontrol dengan pengobatan yang tepat. Prognosisnya sangat bervariasi, tergantung pada usia pasien, kondisi fisik dan tingkat penyerapan obat, tetapi pasien memiliki tingkat kelangsungan hidup yang relatif tinggi dengan pengobatan yang agresif.