Apakah ada kekurangan vitamin karena saya memiliki ulkus lain di mulut saya?

Kebanyakan orang tentu tidak asing dengan sariawan, dan mereka yang belum pernah mengalaminya …… mungkin bukan berasal dari bumi. Saya yakin kita semua pernah mengalami ‘rasa sakit’ akibat serangan sariawan, jadi mari kita tidak membahas manifestasi sariawan di sini dan langsung melihat bagaimana cara mengatasinya dengan benar. Penyebab Sariawan yang Tidak Diketahui Untuk mengobati suatu penyakit, Anda harus memahami penyebabnya. Banyak orang berpikir bahwa karena sariawan sangat umum terjadi, maka sariawan biasanya disebabkan oleh kekurangan vitamin dan akan sembuh dengan sendirinya jika mereka makan lebih banyak buah dan sayuran. Sayangnya, meskipun ada teknologi kedokteran modern yang canggih, penyebab sebenarnya dari kondisi umum ini masih belum diketahui. Namun, sekarang ada konsensus umum dalam komunitas medis bahwa penyebab sariawan yang sering kambuh bukanlah ‘kekurangan vitamin’ dan makan buah dan sayuran tertentu dapat memperburuknya. Masih ada cara untuk mengatasi sariawan Meskipun penyebab sariawan yang tidak diketahui telah menjadikannya sebagai “penyakit mematikan” yang tidak dapat disembuhkan, melalui pengamatan dan praktik jangka panjang, orang-orang telah menemukan serangkaian cara ilmiah dan efektif untuk mengatasinya. Dokter sering meresepkan obat anti-inflamasi dan pereda nyeri, terutama untuk penggunaan topikal pada sariawan. Bila rasa sakitnya tak tertahankan, dokter dapat menggunakan anestesi lokal untuk membius permukaan sariawan untuk mengurangi rasa sakit. Perkembangan sariawan juga dikaitkan dengan gangguan sistem kekebalan tubuh secara umum, sehingga dokter dapat menggunakan obat peningkat kekebalan tubuh. 2. Bagaimana cara ‘melakukannya sendiri’ dengan benar? Orang yang malas pasti tidak ingin pergi ke rumah sakit dan berpikir bahwa mereka dapat mengatasi masalah kecil ini sendiri. Relatif aman untuk mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas seperti tablet Wassup (cetiol), tetapi harap periksa petunjuknya dengan cermat sebelum menggunakannya. Jika Anda seorang anak, selalu gunakan obat di bawah pengawasan orang tua. Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan hipertiroidisme. Ketika sariawan berlangsung lebih lama dari yang Anda harapkan dan tidak ada kecenderungan untuk meredakan gejalanya, lebih baik pergi ke rumah sakit dan mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan dari dokter gigi. 3. Jika semua yang saya makan terasa sakit, apakah saya tidak boleh makan apa pun? Ada banyak rumor tentang sariawan, tetapi tidak ada tindakan pencegahan khusus. Selama Anda dapat mentolerir kenikmatan “menghancurkan jiwa” dari air panas pedas yang mengalir di atas permukaan sariawan, silakan menikmatinya. Namun demikian, sebagai manusia normal, Anda disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan pedas dan panas, karena ini sama saja dengan menambahkan bahan bakar ke dalam api. Selain itu, buah-buahan yang lebih asam seperti jeruk, tomat, apel, dan stroberi juga dapat mengiritasi luka dan memperparah rasa sakit, jadi lebih baik tidak memakannya saat sariawan. 4. Apakah berkumur dengan air garam dianggap sebagai “garam pada luka”? Dokter juga merekomendasikan berkumur setelah makan (dengan air, air garam ringan, dll.) untuk menjaga kebersihan mulut. Metode ini layak dipraktikkan bahkan jika Anda tidak memiliki sariawan, dan berkumur dengan air garam ringan selama sariawan tidak hanya tidak buruk untuk sariawan, tetapi juga mengurangi jumlah waktu sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut, yang mengurangi pertumbuhan bakteri dan kemungkinan infeksi sariawan yang menyebabkan gejala semakin parah. Apa yang dapat dilakukan untuk menghentikan sariawan agar tidak tumbuh kembali? Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sariawan saat ini dianggap sebagai ‘penyakit mematikan’ dan tidak ada cara untuk mencegahnya sepenuhnya. Namun, tenang saja, meskipun Anda tidak dapat membuatnya ‘tidak pernah kembali’, Anda dapat mencoba memperpanjang siklus kekambuhannya. Pertahankan sikap yang baik. Sariawan bukanlah penyakit yang mengancam jiwa (kecuali bagi mereka yang menderita sariawan kanker) dan seringkali, semakin buruk kondisi pikiran Anda, semakin besar kemungkinan sariawan akan kambuh. Penting untuk menerapkan kebiasaan gaya hidup yang baik seperti istirahat yang teratur, olahraga teratur, diet seimbang, pemeriksaan kesehatan secara teratur dan kebersihan mulut. Singkatnya, menghilangkan beban psikologis yang berat dapat mengurangi frekuensi sariawan dan memberikan efek yang lebih positif pada kehidupan itu sendiri. Sebagai kata peringatan terakhir, setelah membaca artikel ini, jangan mengambil keputusan untuk memeriksakan diri Anda sendiri atau teman atau kerabat Anda ke dokter. Jika Anda memiliki maag yang tidak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter, karena tidak ada gunanya membiarkan kondisi Anda semakin parah. Untuk informasi lebih lanjut, silakan keluar dari artikel, kembali ke halaman utama WeChat Dr. Ding, dan balas kotak dialog di bagian bawah: gigi bungsu, begadang, bau mulut