Tulang-tulang kaki dapat dibagi menjadi tiga segmen: kaki belakang (talus dan tumit), kaki tengah (navicular, dadu dan tiga tulang cuneiform) dan kaki depan (metatarsal dan falang). Tulang-tulang ini dan ligamen aksesorinya membentuk tiga lengkung yaitu lengkung longitudinal medial, longitudinal lateral, dan melintang. Terdapat empat lapisan otot intrinsik di kaki, termasuk lapisan pertama: adduktor, dorsofleksor jari kaki, dan adduktor jari kelingking; lapisan kedua: metatarsal square dan cacing tanah; lapisan ketiga: adduktor, retraktor otot, dan dorsofleksor jari kelingking; serta lapisan keempat: dorsalis interoseus dan plantaris interoseus. Otot-otot ini terhubung secara luas ke membran tendon metatarsal, ligamen dan tendon kaki. Jaringan-jaringan ini membentuk kompleks struktur dinamis dan statis yang kuat. Meskipun otot-otot kaki dapat melakukan gerakan-gerakan berikut seperti abduksi, adduksi dan fleksi, fungsi utamanya adalah untuk menopang lengkungan kaki saat berjalan dan berlari, menambah kekuatan fleksor panjang dalam fase ayunan terhadap fleksor untuk mempertahankan ekstensi. Setelah memahami otot dan tulang kaki, mari kita cari tahu kelainan bentuk apa saja yang ada pada kaki: Ada banyak penyebab kelainan bentuk pada kaki, seperti kelainan bentuk tulang bawaan, atrofi atau kejang otot, stres akibat menahan beban, degenerasi ligamen, hiperplasia tulang, dan penggunaan sepatu yang tidak sesuai dalam jangka waktu yang lama. Kelainan bentuk kaki adalah sebagai berikut: 1. Eksotropia: kaki diputar ke depan dan berbelok ke berbagai arah, dengan berat badan yang menekan lengkung longitudinal dan transversal medial dan menyebabkan lengkung runtuh ke bawah, yang paling serius adalah kaki datar atau kaki datar kaku struktural. 2, inversi kaki: derajat rotasi ke belakang dan inversi kaki yang berbeda, tekanan berat pada lengkung longitudinal lateral, adalah untuk membuat tepi medial kaki lepas dari tanah. 3, kaki supinasi: pasien berjalan dengan tumit, bagian depan kaki tidak bersentuhan dengan tanah. 4, kaki tapal kuda: berjalan dengan kepala metatarsal, tumit kaki tidak menyentuh tanah. 5, kaki lengkung: lengkungan kaki yang berlebihan Tentu saja ada kombinasi dari dua kelainan bentuk, seperti kaki pengkor jari kaki, kaki pengkor tapal kuda, dan kaki lengkung tapal kuda.