Penyakit Alzheimer adalah gangguan neurodegeneratif progresif yang sebagian besar terjadi pada orang lanjut usia, dengan gangguan memori sebagai gejala klinis utama. Tidak ada pengobatan yang ideal untuk penyakit Alzheimer, sehingga pencegahan dini adalah penting. Banyak faktor risiko yang terkait dengan penyakit Alzheimer berhubungan dengan gaya hidup seseorang, sehingga pencegahan penyakit Alzheimer harus dimulai sejak usia muda dan paruh baya. Sebagai contoh, mereka harus mengembangkan kebiasaan makan yang baik, kebiasaan istirahat dan kebiasaan otak, dan mencoba untuk menghindari penyakit kronis, termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes, serta mengendalikan lemak darah dan menghindari cedera otak traumatis. 2. Perhatikan nutrisi dan diet seimbang Konsumsilah lebih banyak dari tiga makanan tinggi (tinggi protein, tinggi vitamin, tinggi serat) dan tiga makanan rendah (rendah lemak, rendah gula, rendah garam), serta berhenti merokok dan alkohol. Aturlah waktu makan tiga kali sehari secara wajar untuk memastikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, mencegah penambahan berat badan dan hindari menggunakan peralatan memasak aluminium, dll. 3, patuhi olahraga ringan untuk memperlambat penuaan otak Secara teratur melakukan olahraga aerobik ringan dapat meningkatkan kesehatan sistem peredaran darah, meningkatkan suplai oksigen yang cukup ke otak dan menjaga metabolisme sel-sel otak tetap kuat. Gerakan tangan merupakan rangsangan jinak pada otak, yang dapat meningkatkan aliran darah otak dan memenuhi kebutuhan otak, sehingga para lansia harus sering menggerakkan jari-jarinya. 4, kontrol emosi, pertahankan kondisi pikiran yang baik Lansia berusaha menghindari rangsangan psikologis yang merugikan, belajar mengendalikan diri dan mengatur emosi. Mereka harus berpikiran terbuka, tidak senang dengan berbagai hal, tidak sedih dengan diri mereka sendiri, dan menjaga hati tetap normal. Mental muda adalah obat terbaik untuk kesehatan otak. 5, orang tua memiliki sesuatu untuk dilakukan, rajin menggunakan otak Orang harus hidup sampai tua, belajar sampai tua, menggunakan otak sampai tua, dalam hidup terus berkreasi. Orang tua harus lebih banyak keluar rumah dan berpartisipasi dalam lebih banyak kegiatan sosial. Mereka harus selalu membaca buku dan majalah yang bermanfaat, program film dan televisi, berlatih kaligrafi, belajar melukis, bermain game dengan orang lain, menyanyi, belajar komputer, belajar bahasa asing, bermain teka-teki dan model intelektual, dll. 6. Perhatikan tanda-tanda awal pikun. Jika Anda melihat adanya kehilangan ingatan, penilaian yang buruk, kesulitan dalam menulis, gangguan bicara, perubahan kepribadian, dll., segera cari pertolongan medis.