Penyakit Alzheimer, yang umumnya dikenal sebagai demensia, merupakan bahaya kesehatan utama bagi para lansia, yang secara serius mempengaruhi kualitas hidup mereka dan menimbulkan beban ekonomi yang serius bagi keluarga dan masyarakat. Untuk mempromosikan kesadaran akan penyakit Alzheimer, membantu mendeteksi tanda-tanda penyakit pada tahap awal dan mencari perawatan medis pada tahap awal, yang memainkan peran penting dalam memperlambat kemajuan penyakit dan meningkatkan kemampuan pasien dalam kehidupan sehari-hari.
I. Penyebab penyakit Alzheimer
1, faktor genetik: Mutasi gen APP, PS1, PS2 menyebabkan penyakit Alzheimer onset dini. Gen ApoEε4 adalah gen risiko untuk penyakit Alzheimer onset akhir, dan mereka yang membawa gen ApoEε4 memiliki risiko lebih tinggi secara signifikan terkena penyakit ini.
2. Usia: Prevalensi penyakit Alzheimer meningkat secara eksponensial seiring bertambahnya usia.
3. Jenis kelamin: Prevalensi penyakit Alzheimer lebih tinggi pada wanita daripada pria. Hal ini mungkin terkait dengan perubahan kadar hormon pada wanita setelah menopause.
4.Literasi: Literasi yang rendah merupakan faktor risiko penyakit Alzheimer.
5.Status sosial ekonomi: Orang dengan status sosial yang rendah dan status ekonomi yang buruk memiliki peningkatan risiko penyakit Alzheimer.
6, penyakit yang mendasari: cedera otak traumatis, hipertensi, diabetes, hiperlipidemia, obesitas, depresi, dll adalah faktor risiko penyakit Alzheimer.
7, kebiasaan buruk: merokok, alkoholisme, dll.