Perawatan kaki secara mandiri

  Dalam praktik rawat jalan sehari-hari, saya sering menjumpai pasien yang memiliki luka kecil di kaki mereka, yang kemudian membentuk borok, karena kurangnya perhatian terhadap perawatan kaki. Perawatan yang tidak tepat dapat dengan mudah menyebabkan infeksi bersama dan, pada kasus yang parah, gangren dan perlunya amputasi. Pengalaman para ahli lain di dalam dan luar negeri juga menunjukkan bahwa perawatan kaki sendiri yang baik mengurangi risiko amputasi hingga tiga kali lipat.  Berikut ini adalah pengetahuan umum tentang perawatan kaki yang mudah dipelajari dan dilakukan.  1 . Periksalah kaki Anda setiap hari, termasuk di sela-sela jari kaki; jika Anda tidak dapat memeriksa sendiri (misalnya Anda tidak dapat melihat), Anda perlu meminta orang lain untuk membantu Anda; 2 . Cucilah kaki Anda secara teratur dan keringkan dengan hati-hati, terutama di sela-sela jari kaki; 3 . Saat Anda mencuci kaki, suhu air biasanya di bawah 37 ° C; 4 . Bagi mereka yang memiliki kulit kering, gunakan pelumas atau krim kulit setelah mencuci kaki, tetapi jangan di sela-sela jari kaki, karena jika tidak, kulit di sela-sela jari kaki tidak akan mudah kering; 5 . Potonglah kuku Anda dengan rata dan lurus, jangan terlalu pendek; 6 Jangan gunakan pemanas atau botol air hangat untuk menghangatkan kaki Anda untuk menghindari luka bakar; 8. Jangan memakai sepatu tanpa alas kaki atau tanpa alas kaki; 9. Jangan memakai sepatu dengan tepi yang ketat, kasar, dan jahitan yang tidak rata; 10. Jika Anda mengalami lepuh, retak, luka, atau nyeri, pergilah ke dokter sesegera mungkin dan jangan menggunakan plester atau plester untuk mengatasinya.