Semakin besar jumlah kalsium yang ditambahkan pada satu waktu, semakin rendah tingkat penyerapannya, dan akan lebih efektif untuk mengonsumsi suplemen kalsium dalam beberapa kali sehari. Sejumlah besar percobaan klinis telah membuktikan bahwa penyerapan kalsium tidak secara langsung berhubungan dengan bentuk kalsium. Produk yang berbeda, dalam kondisi yang sama, tingkat penyerapan kalsium pada dasarnya sama, dalam percobaan hewan yang ketat dapat mencapai lebih dari 90%, tetapi tingkat penyerapan kalsium yang sebenarnya pada manusia berkisar antara 30% hingga 60%. Alasan utama yang mempengaruhi penyerapan kalsium antara lain: anak muda selama pertumbuhan dan perkembangan yang cepat memiliki kebutuhan kalsium yang tinggi, dan tingkat penyerapannya lebih tinggi daripada orang tua; suplemen kalsium yang berbeda mengandung dosis kalsium yang berbeda, dan semakin besar jumlah suplemen, semakin rendah tingkat penyerapan kalsium, dan umumnya jumlah kalsium yang tidak boleh dikonsumsi pada satu waktu tidak boleh lebih dari 500mg, dan disarankan saat memilih suplemen kalsium, sebaiknya baca petunjuknya dengan seksama. Untuk meningkatkan penyerapan kalsium, yang terbaik adalah mengonsumsi kalsium dalam dosis yang lebih kecil beberapa kali sehari. Mengonsumsi kalsium dalam jumlah besar sekaligus akan mengurangi penyerapan kalsium secara efektif; berbagai komponen dalam makanan, seperti asam oksalat dalam bayam, asam ellagic dalam kesemek, dan komponen asam fitat dalam biji-bijian kasar, akan memengaruhi penyerapan kalsium; minuman cola yang mengandung fosfor, alkohol, dan dedak gandum yang kaya akan asam fitat dan asam ellagic akan menurunkan penyerapan kalsium; jumlah vitamin D yang tepat, jumlah vitamin D yang tepat Jumlah vitamin D yang tepat, jumlah protein yang tepat membantu penyerapan kalsium, sementara terlalu banyak vitamin D dan protein akan mengurangi penyerapan kalsium, dll., yang semuanya harus ditanggapi dengan serius.