Mengapa rehabilitasi perlu dilakukan sebelum terlambat?

  Dalam artikel sebelumnya, kami telah memberikan contoh pemain bola basket Xu Ziyang. Dengan bantuan kami, Xu Ziyang dapat bermain tiga minggu setelah operasi. Apa yang ingin kami tekankan di sini bukanlah untuk menunjukkan bahwa ada metode rehabilitasi tertentu yang dapat digunakan dalam fase darurat, atau untuk menunjukkan bahwa tiga minggu lebih baik daripada tiga bulan, tetapi untuk mengilustrasikan konsep ilmiah modern yang telah diterima secara luas di negara maju, yaitu bahwa rehabilitasi pasca operasi cedera olahraga bukan hanya masalah istirahat dan pemulihan atau pemulihan pasif, tetapi juga aktif, aktivitas awal dan latihan dan pemulihan aktif.  Sejumlah besar kasus telah menunjukkan bahwa, menurut metode tradisional, setelah berbulan-bulan pemulihan, bagian yang cedera tidak dapat digerakkan untuk jangka waktu yang lebih lama dan banyak komplikasi yang dapat terjadi, seperti pembengkakan sendi, perlekatan jaringan, atrofi otot, berkurangnya mobilitas sendi, dan bahkan hilangnya gerakan sendi. Tidak jarang kita melihat pasien yang tidak dapat melakukan gerakan menekuk dan menekuk secara normal setelah imobilisasi tungkai yang terkena dampak dilepas. Oleh karena itu, hal pertama yang harus mereka lakukan adalah melepaskan perlekatan jaringan lunak sendi dengan menekan sendi terbuka dengan paksa. Beberapa orang bahkan berhenti menjalani operasi sebelumnya untuk menghindari rasa sakit pasca operasi ini. Selain itu, jika metode rehabilitasi tidak tepat selama fase ini, periode pemulihan bisa lebih lama lagi, dan banyak orang yang tidak dapat memperoleh kembali fungsi sendi yang normal selama satu atau dua tahun.  Konsep dan metode rehabilitasi modern dapat secara efektif menghindari konsekuensi dari metode tradisional. Disarankan bahwa latihan mobilitas sendi harus dilakukan pada waktu yang tepat, sebelum jaringan lunak pada bagian yang cedera melekat, untuk menjaga agar otot tetap aktif dan meletakkan dasar yang baik untuk memulai kembali gerakan normal dan bahkan olahraga di kemudian hari, dan pada saat yang sama, menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi rehabilitasi.  Di banyak negara, konsep dan metode ini tidak hanya digunakan di dunia olahraga, tetapi juga digunakan secara luas dalam rehabilitasi penduduk sehari-hari. Di rumah sakit di Amerika Serikat, tidak hanya terdapat staf rehabilitasi di setiap departemen, tetapi kegiatan rehabilitasi aktif sering kali dimulai segera setelah pasien kembali ke bangsal dari ruang operasi. Sebagai contoh, setelah operasi penggantian sendi, ahli rehabilitasi akan menempatkan ‘alat gerak pasif kontinu’ di tempat operasi pasien untuk membantu pasien bergerak guna menghindari perlekatan pada jaringan lunak di area yang cedera. Bahkan untuk pasien di unit yang terancam, para ahli rehabilitasi mendatangi dan membantu mereka melakukan berbagai latihan untuk menggerakkan sendi-sendi yang kaku dan mencegah terbentuknya gumpalan darah. Dalam pandangan mereka, rehabilitasi adalah tentang olahraga. Untuk pulih lebih awal, seseorang harus berolahraga lebih awal.  Kapan sebaiknya rehabilitasi aktif dilakukan lebih awal? Hal ini tergantung pada lokasi cedera dan metode pembedahan, serta kondisi fisik pasien, dan harus dilakukan dengan aman dan efektif di bawah bimbingan dokter spesialis dan ahli rehabilitasi yang berpengalaman. Beberapa teknik pemulihan aktif dapat digunakan setelah obat bius habis, sedangkan setelah operasi rekonstruksi ACL, misalnya, orang yang cedera harus menunggu hingga ligamen menjadi kuat sebelum mulai beraktivitas.  Catatan akhir: 1. Rehabilitasi aktif pasca operasi juga terkait erat dengan persiapan aktif sebelum operasi. Sebagai contoh, pasien harus melakukan segala upaya untuk meminimalkan pembengkakan di area yang terkena sebelum operasi, mempertahankan kekuatan dan mobilitas sendi di area yang terkena, dan menjalani operasi dalam kondisi fisik yang prima sehingga komplikasi pasca operasi dapat dikurangi dan pemulihan dipercepat.  2. Latihan rehabilitasi aktif, tiga bagian mengandalkan orang lain, tujuh bagian mengandalkan diri sendiri. Bimbingan dokter dan staf rehabilitasi terbatas, tetapi sebagian besar waktu, Anda harus konsisten dan mengikuti persyaratan olahraga, serta gaya hidup sehat dan kebiasaan olahraga.