Faktor risiko tinggi untuk trombosis vena dalam

  Trombosis vena dalam (DVT) adalah kondisi bedah vaskular klinis yang umum. Pada fase akut penyakit ini, pembengkakan, nyeri dan pelepasan trombus pada anggota tubuh yang terkena dapat menyebabkan emboli paru, yang dapat mengancam jiwa; pada fase kronis, pembengkakan, varises superfisial, eksim, dan ulkus kulit kronis dapat menyebabkan kecacatan anggota tubuh, yang secara serius mempengaruhi kualitas hidup. Cedera vena, aliran darah lambat dan kerusakan vena adalah tiga penyebab utama penyakit ini. Apa saja faktor risiko spesifiknya?  1. Pembedahan, trauma Pembedahan ortopedi (terutama tulang belakang dan tungkai bawah) dan pembedahan panggul dapat sangat meningkatkan risiko DVT, dan durasi anestesi yang lama meningkatkan risiko ini.  2.Penyakit medis Sindrom nefrotik, tumor, infark miokard akut, gagal jantung kongestif, sindrom gangguan pernapasan akut, lupus eritematosus sistemik, diabetes mellitus, dll.  3, kehamilan dan kontrasepsi 4, usia dan gaya hidup Usia ≥ 40 tahun Insiden DVT meningkat secara signifikan, posisi tetap yang berkepanjangan (jongkok berkepanjangan, menetap), berkurangnya asupan air, jenis kelamin, ras, obesitas, kebiasaan diet, merokok, perubahan musim, dll.