Etiologi dan patogenesis sindrom fibromyalgia

  Epidemiologi penyakit ini belum pernah dilaporkan di Cina, dan hanya ada sedikit statistik akurat dari luar negeri. Namun, literatur menunjukkan bahwa penyakit ini tidak jarang terjadi, terhitung 2% dari populasi AS. Dengan insiden yang tinggi, pasien mungkin tidak selalu terlihat oleh ahli reumatologi, sehingga pentingnya kesadaran akan penyakit ini di antara dokter lain harus ditekankan.  1. Patologi otot: Karena nyeri otot adalah gejala utama penyakit ini, para ahli telah lama mengabdikan diri untuk mempelajari otot, tetapi temuannya beragam. Pada awalnya (1950), beberapa ahli melaporkan kelainan morfologi otot pada pasien FS, tetapi penelitian selanjutnya menunjukkan tidak ada perubahan karakteristik pada morfologi otot atau hanya perubahan metabolik kecil pada otot pada titik nyeri. Baru-baru ini (1980-1990) analisis menggunakan spektroskopi resonansi magnetik tidak menunjukkan adanya kelainan yang signifikan pada metabolisme otot. Dahulu diyakini secara luas bahwa mekanisme mialgia pada FS disebabkan oleh hipertonisitas otot yang merangsang reseptor nyeri otot secara berlebihan dan menghasilkan miospasme dan mialgia kronis, tetapi baru-baru ini beberapa ahli telah menggunakan teknik elektromiografi tanpa mendapatkan bukti yang disebutkan di atas, sehingga sulit untuk membuat kesimpulan ini.  2, sekresi neurotransmitter pusat: Literatur melaporkan bahwa kelainan pada aksis hipotalamus-hipofisis-adrenalin (HPA), sistem saraf simpatis (SNS), dan sistem pertahanan darurat dapat memainkan peran penting dalam patogenesis penyakit ini.  3. Mekanisme kekebalan: Beberapa ahli telah menyarankan bahwa gangguan regulasi kekebalan dan kadar sitokin yang tidak normal dalam tubuh mungkin terkait dengan patogenesis FS. Studi pendahuluan telah menemukan peningkatan kadar interleukin-2 pada FS, peningkatan limfosit CD+4 dan peningkatan rasio CD+4/CD8+.