Dengan peningkatan standar hidup yang pesat, memiliki tubuh yang sehat dan pencegahan penyakit yang baik menjadi semakin penting dalam kehidupan masyarakat. Banyak orang paruh baya dan lansia juga mengonsumsi tablet kalsium dan produk nutrisi lainnya sepanjang tahun untuk mencegah osteoporosis, yang menunjukkan bahwa masyarakat sangat mementingkan kesehatan tulang. Timbulnya osteoporosis terkait dengan osteoporosis primer yang berhubungan dengan menopause dan usia tua, selain berbagai penyakit seperti penyakit endokrin, penyakit pencernaan dan gizi, penyakit sistem darah atau penggunaan obat jangka panjang, yang dikenal sebagai osteoporosis sekunder. Jadi, orang seperti apa yang berisiko tinggi terkena osteoporosis? 1, faktor bawaan: usia tua, menopause wanita, riwayat keluarga ibu. 2, faktor non-inheren: berat badan rendah, hipogonadisme, merokok, konsumsi alkohol yang berlebihan, kopi dan minuman berkarbonasi, kurangnya aktivitas fisik, istirahat di tempat tidur dalam jangka panjang, pola makan yang tidak seimbang, diet tinggi natrium, kurangnya olahraga di luar ruangan, penyakit yang mempengaruhi metabolisme tulang atau penggunaan obat-obatan yang mempengaruhi metabolisme tulang (glukokortikoid, imunosupresan, heparin, antikonvulsan, obat antikanker, antasida yang mengandung aluminium, hormon tiroid, GnRH-a atau solusi dialisis, dll.). Kita sudah tidak asing lagi dengan bahaya osteoporosis, karena gejala deformasi tulang dan rasa sakit yang disebabkan oleh osteoporosis dapat sangat mengurangi kualitas hidup pasien dan membawa beban bagi keluarga, jadi ketika kita memasuki usia paruh baya, kita harus lebih memperhatikan kesehatan tulang, dan sangat penting untuk melakukan pencegahan dengan baik: 1. Orang-orang di usia paruh baya, karier dan keluarga mungkin membuat orang kewalahan, tetapi kemudian sibuk mencari waktu untuk latihan fisik. Karena olahraga dapat meningkatkan metabolisme tubuh, dan berolahraga dalam kontraksi otot, tindakan langsung pada tarikan tulang juga dapat meningkatkan kekuatan tulang dan massa tulang. Terutama olahraga di luar ruangan dapat menerima jumlah sinar matahari yang tepat, yang kondusif untuk penyerapan kalsium. 2, makan kalsium yang tepat dapat ditambah. Telur, ikan dan udang, kacang-kacangan, susu, makanan laut dan sayuran kaya akan ion kalsium yang dapat diserap oleh tubuh manusia, dalam makanan sehari-hari tidak pilih-pilih, campuran yang wajar kondusif untuk meningkatkan asupan kalsium. Selain itu, Anda juga dapat melengkapi kalsium dan vitamin D dengan benar. Vitamin D adalah pembawa ion kalsium yang diserap oleh sumsum tulang, sehingga kemampuan tubuh untuk menyerap ion kalsium meningkat secara eksponensial. 3, ubah kebiasaan hidup yang buruk. Jangan merokok, kurangi alkohol, kurangi minuman yang merangsang dapat mengurangi kehilangan kalsium tubuh. Alkohol dan tembakau dalam zat berbahaya dapat membuat tulang lebih rendah, dan kopi yang kuat akan meningkatkan ekskresi kalsium urin, mempengaruhi penyerapan kalsium tubuh. 4, menjaga suasana hati yang baik. Stres yang berlebihan pada sistem kekebalan tubuh dan metabolisme manusia akan berdampak, tetapi juga banyak faktor penyakit, jadi kita harus belajar untuk mengatur stres dalam hidup dan bekerja, untuk mempertahankan keadaan pikiran dan suasana hati serta keadaan fisik yang baik. 5, pemeriksaan medis secara teratur untuk mencari bantuan profesional. Karena osteoporosis terjadi karena berbagai macam alasan dan penyebab sekunder, kita harus membiasakan diri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin setiap tahun dan mencari bantuan dari dokter sedini mungkin ketika ditemukan masalah.