Para peneliti dari Boston Medical School di AS melaporkan dalam Archives of Neurology edisi Juli bahwa mereka mensurvei 1.465 orang dengan multiple sclerosis. Usia rata-rata mereka yang disurvei adalah 42 tahun dan durasi rata-rata penyakit adalah 9,4 tahun. Dari jumlah tersebut, 257 masih merokok, 428 pernah merokok tetapi sudah berhenti, dan 780 tidak pernah merokok. Pada awal survei, para perokok sudah memiliki MS yang lebih parah daripada dua kelompok lainnya. Para peneliti kemudian kembali pada interval rata-rata 3 tahun untuk menentukan perkembangan MS pada mereka yang disurvei. Ditemukan bahwa pasien yang merokok memiliki probabilitas tertinggi untuk mengalami perburukan MS mereka dibandingkan dengan 2 kelompok lainnya. Para peneliti menyimpulkan bahwa merokok memperburuk MS.