Seberapa signifikankah pita oligoklonal cairan serebrospinal OCB dalam diagnosis sklerosis multipel?

Pemeriksaan cairan serebrospinal merupakan sarana tambahan yang penting untuk mendiagnosis MS: sekitar 95% pasien MS di negara barat dapat mendeteksi kelainan OCB dan tingkat sintesis intratekal Ig, sementara 5% pasien negatif tidak dapat dengan mudah didiagnosis dengan MS, dan perlu ditindaklanjuti serta diamati dengan cermat; di Cina, terdapat 66-75% tingkat positif OCB pada pasien, oleh karena itu, 25% pasien negatif dengan MRI dan VEP, SEP, dan sebagainya sering kali dianggap sebagai MS jika digabungkan dengan karakteristik klinis yang sangat mendukung. OCB bukanlah indikator spesifik yang mutlak, banyak penyakit lain seperti vaskulitis, tumor yang merusak sawar darah otak, parasitosis otak dan sebagainya juga dapat menunjukkan OCB positif atau pasien positif lemah. OCB lebih sensitif daripada MRI dalam diagnosis MS, terutama pada pasien yang hanya memiliki beberapa gejala dan tanda MS, misalnya, cairan serebrospinal OCB dapat memprediksi terjadinya CDMS pada pasien dengan neuritis optik, tetapi ini bukan prediktor independen, dan perlu dianalisis bersama dengan MRI. Namun, ini bukan prediktor independen dan perlu dianalisis bersama dengan MRI.