Semua elemen yang dibutuhkan tubuh manusia dipenuhi dari makanan. Karena jenis dan jumlah elemen yang terkandung dalam berbagai makanan tidak persis sama, maka penting untuk menggabungkan biji-bijian kasar dan halus serta mencocokkan daging dan sayuran dalam makanan yang biasa, tanpa bersikap parsial atau pilih kasih, sehingga kebutuhan tubuh akan berbagai elemen pada dasarnya dapat terpenuhi. Sebaliknya, hal itu dapat menyebabkan kekurangan unsur-unsur tertentu. Kekurangan zat besi: makan lebih banyak jamur hitam, rumput laut, hati hewan, kembang kol, tahu darah, jamur, lobak, bambu panggang, ragi, wijen, kerang, dll. Kekurangan seng: Makan lebih banyak ikan, tiram, daging babi tanpa lemak, daging sapi, daging kambing, hati dan ginjal hewan, telur, kakao, produk susu, keju, kacang tanah, biji wijen, produk kedelai, kacang kenari, beras merah, tepung kasar, dll. Pada kasus yang parah, konsumsilah suplemen seng. Kekurangan magnesium: makan lebih banyak rumput laut, nori, wijen, kedelai, beras merah, jagung, gandum, bayam, sawi, kembang kol, kurma hitam, pisang, nanas, dll. Kekurangan yodium: makan lebih banyak rumput laut, nori, ikan laut, udang laut, dll.