(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan umum dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Anak dalam kasus ini dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya setelah ia mengembangkan massa di wajahnya yang menyebabkan asimetri di kedua sisi dan mempengaruhi penampilan wajahnya. Anak tersebut dirawat di rumah sakit kami untuk perawatan rawat inap setelah temuan didiagnosis sebagai rhabdomyosarcoma embrional. Gejala-gejala anak telah membaik dan tidak ada tanda-tanda kekambuhan setelah eksisi massa wajah.
Informasi dasar】Perempuan, 7 tahun
Jenis penyakit】 Tumor otot (embryonal rhabdomyosarcoma)
Rumah Sakit】Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Zhengzhou
Tanggal Konsultasi】 April 2021
Rencana Perawatan】 Perawatan bedah (eksisi massa wajah)
Masa Perawatan】 2 minggu perawatan rawat inap dan 2 bulan rawat jalan
Hasil】Anak telah pulih dengan baik dan tidak ada tanda-tanda kekambuhan
I. Konsultasi awal
Setelah pemeriksaan awal, massa seukuran telur puyuh dapat diraba di sisi kanan wajah anak di daerah oklusal. Meskipun laporan pencitraan menunjukkan bahwa massa dianggap jinak, namun laporan sitologi menunjukkan sel tumor dengan tingkat keganasan yang rendah.
II. Riwayat pengobatan
Pemeriksaan menunjukkan adanya asimetri pada wajah anak, termasuk pembesaran yang nyata pada sisi kanan wajah dan massa yang dapat diraba sekitar 1,5 cm x 2,0 cm pada batas anterior otot oklusal kanan. Pencitraan menunjukkan massa yang terdefinisi dengan baik, dan karena massa tidak menunjukkan tanda-tanda invasi jaringan di sekitarnya, maka tidak sepenuhnya salah untuk menganggapnya sebagai lesi jinak. Namun demikian, karena temuan tusukan menunjukkan adanya tumor ganas, kami tetap harus menangani anak ini secara serius. Setelah berdiskusi dengan keluarga, keputusan dibuat untuk mengoperasi pada hari keempat setelah masuk rumah sakit. Selama operasi, sayatan dibuat di mulut anak untuk memisahkan jaringan di sekitarnya dan tumor ditemukan melekat pada otot oklusal di sekitarnya, sehingga tumor dipotong dari jaringan normal di tepi tumor dan jaringan perbatasan diambil untuk pemeriksaan. Patologi pascaoperasi menunjukkan bahwa anak tersebut menderita rhabdomyosarcoma embrional dan bahwa tepi luka tidak terlibat.
III. Hasil pengobatan
Setelah 2 minggu operasi dan pengobatan simtomatik, anak ini pulih dengan baik. Meskipun wajah anak masih bengkak pada saat keluar dari rumah sakit, kondisinya relatif lebih baik daripada saat akhir operasi dan sayatannya tidak berdarah atau retak. Pada tinjauan pasca-operasi bulan pertama, wajah anak telah kembali normal, dan pada tinjauan pasca-operasi bulan kedua, wajah anak hampir identik di kedua sisi.
IV. Catatan
Saya sangat senang melihat berkurangnya gejala-gejala anak secara bertahap, tetapi saya masih perlu mengingatkan keluarganya untuk memperhatikan beberapa hal setelah keluar dari rumah sakit.
1. Lebih memperhatikan kebersihan mulut setiap hari, termasuk berkumur setelah makan, menyikat gigi secara teratur, dll. Gunakan obat kumur untuk berkumur dan minum lebih banyak air untuk menjaga kelembaban mulut.
2. Karena pembedahan memerlukan sayatan intra-oral, anak perlu makan makanan cair dan lebih lembut, seperti sup nasi, dll., setelah pembedahan, dan harus mencoba makan makanan ringan dalam waktu 1 bulan setelah kemunculannya.
V. Wawasan pribadi
Embryonal rhabdomyosarcoma adalah tumor klinis yang relatif umum dan sangat ganas yang terjadi pada anak-anak di bawah usia 15 tahun, meskipun dapat juga terlihat pada orang dewasa. Biasanya, embryonal rhabdomyosarcoma dapat terjadi di mana saja di dalam tubuh, sebagian besar di kepala, leher, rongga mulut dan, jarang, di ekstremitas. Pada bayi dan anak-anak, embryonal rhabdomyosarcoma tidak hanya kompleks dan berbahaya dalam presentasi klinisnya, tetapi juga tidak mudah untuk dianggap serius dan bahkan dapat salah didiagnosis karena kurangnya ekspresi anak dan kurangnya kesadaran keluarga akan penyakit ini. Untungnya, dalam kasus ini, anak tersebut diidentifikasi lebih awal dan lokasi asalnya ideal, karena rahangnya tidak diserang, sehingga reseksi bedahnya lengkap.