Es adalah bagian yang sangat penting dan esensial dari perawatan untuk cedera olahraga. Dalam pekerjaan klinis kami, kami menemukan bahwa pasien tidak tahu apa itu ilmu icing, jadi kami ingin memberi tahu Anda tentang hal itu di sini. Pertama, prinsip-prinsip icing adalah: mengurangi dan memperlambat pelepasan histamin, mengurangi sensitivitas jaringan terhadap rasa sakit; mengurangi mikrosirkulasi dan eksudasi jaringan di sekitarnya dan pembengkakan; mengurangi aksi sel endotel vaskular dan trombosis; mengurangi pelepasan radikal oksigen, dll. Ada juga banyak penelitian yang menunjukkan bahwa gangguan mikrosirkulasi dan respons terhadap kerusakan jaringan sekunder akibat gangguan tersebut tidak terbukti dalam 24 jam pertama setelah trauma. Inilah sebabnya mengapa penting untuk mengaplikasikan es sedini mungkin dan untuk jangka waktu yang berkelanjutan. Dengan cara ini, icing dini dan masuk akal dapat digunakan untuk mengurangi tingkat trauma jaringan dan mempercepat perbaikan jaringan. Jadi, bagaimana es harus diterapkan? 1. Lokasi: di mana rasa sakit atau pembengkakan terjadi; 2. Bahan: campuran es dan air adalah yang terbaik (saya suka menggambarkannya kepada pasien saya sebagai “minuman es” seperti yang dijual di KFC), diikuti oleh, misalnya, es loli, kompres es kimia, air dingin, dll.; 3. Bahan: es dan air adalah yang terbaik. (Ini umumnya waktu yang dibutuhkan es untuk mencair); 4. Frekuensi: setiap 3-4 jam adalah metode yang biasa; 5. Waktu: setiap 3-4 jam adalah waktu yang dibutuhkan untuk mencairkan es. (Ini adalah waktu yang diperlukan untuk efek inflamasi traumatis umum untuk sebagian besar menyelesaikannya)