Kebiasaan buruk dalam hidup dapat merusak sendi lutut

  1, tidak pernah mengontrol berat badan artritis degeneratif umum terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun, terutama obesitas, osteoporosis, cedera sendi lebih jelas. Karena perbedaan fisiologi pria dan wanita, wanita memiliki panggul yang lebih lebar setelah melahirkan. Akibatnya, patela lebih mungkin tergeser dan tidak sejajar. Wanita memiliki kerangka yang lebih kecil daripada pria dan persendian relatif mereka tunduk pada kekuatan yang lebih besar per satuan luas. Jika berat badan tidak terkontrol, artritis akan datang lebih awal.  Saran: Selain mempertahankan berat badan normal, juga penting untuk lebih banyak melatih paha depan paha.  2, sering melakukan aksi jongkok dan berlutut ibu rumah tangga usahakan jangan jongkok untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, lebih tua atau ketidaknyamanan lutut, olahraga jangan dipaksa jongkok terlalu rendah.  Saran: Anda biasanya dapat melakukan yoga, bersepeda dan olahraga lainnya, lebih banyak latihan paha depan paha depan, bisep paha belakang, meningkatkan kelompok otot ini, dapat meningkatkan stabilitas sendi lutut, memperlambat keausan sendi.  Banyak lansia yang suka duduk di bangku kecil atau sofa untuk menonton TV, dan sering kali tidak bisa berdiri setelah duduk untuk waktu yang lama. Pada titik ini, berdiri sendiri tanpa mengandalkan kekuatan eksternal dapat memberikan tekanan yang cukup besar pada sendi lutut.  Saran: gunakan alat bantu seperti kruk untuk memperpanjang usia sendi lutut.  4. Sering-seringlah menaiki tangga dengan beban berat Meskipun menaiki tangga membantu meningkatkan kebugaran kardiorespirasi dan membakar kalori, namun ini adalah latihan menahan beban. Sendi di bawah pinggang harus menanggung beban seluruh tubuh, dan lutut khususnya berada di bawah tekanan yang paling besar.  Saran: Jika Anda harus membawa benda-benda berat, yang terbaik adalah beristirahat setelah setengah anak tangga, dan membawa benda-benda berat secara bertahap, dengan maksimum 5kg setiap kali.  5, sepasang sepatu untuk dipakai sampai akhir sepatu yang biasa dipakai sesuai dengan kondisi setempat.  Saran: kenakan sepatu kets atau sepatu joging saat berjalan, solnya tidak boleh terlalu lembut; saat mendaki, sebaiknya pilih sepatu dengan cengkeraman yang kuat dan sol yang tebal untuk mengurangi benturan dan tekanan pada lutut.  6. Jaga agar persendian Anda tetap dingin Ketika cuaca berubah menjadi dingin, mobilitas tulang dan persendian Anda menjadi sedikit lebih ketat daripada di musim panas, dan mereka lebih rentan terhadap rasa sakit dan nyeri. Otot-otot dan ligamen dalam keadaan tegang mengkonsumsi lebih banyak nutrisi dan menghasilkan lebih banyak metabolit dan bahkan penumpukan asam laktat.  Saran: selalu jaga kehangatan di malam hari dengan menutupi tubuh, mengenakan celana panjang atau menggunakan bantalan lutut.