Insiden reaksi merugikan dan reaksi merugikan yang serius untuk empat penghambat PD-1/PD-L1 yang disetujui untuk digunakan dalam NSCLC menurut sisipan obat dirangkum dalam tabel di bawah ini. Tabel ini mencantumkan reaksi merugikan dengan kejadian >1% (semua kelas) pada monoterapi.
Selain reaksi merugikan yang tercantum dalam tabel di atas, penghambat PD-1/PD-L1 juga dapat memicu reaksi merugikan seperti miokarditis, ketidakmampuan untuk duduk diam, reaksi relaksasi seperti nekrolisis epidermal, rhabdomyolysis, pankreatitis, uveitis, insufisiensi hipofisis, penyakit nodular, vaskulitis, anemia anemia aplastik, anemia hemolitik dan epilepsi.
Ditinjau bersama oleh: Rumah Sakit Rakyat Provinsi Guangdong Institut Kanker Paru-paru Provinsi Guangdong Dr. Wang Zhen, Wakil Kepala Dokter Dr.