Apakah yang dimaksud dengan “sesak napas” yang disebabkan oleh kanker paru-paru?

Apa yang dimaksud dengan sesak napas? Mengapa kanker paru-paru menyebabkan sesak napas?

Pasien dengan kanker paru-paru mungkin mengalami sesak napas, merasa sesak di dada, kesulitan bernapas, atau bahkan rasa tercekik. Kadang-kadang sesak napas juga bisa terjadi hanya dengan pergi ke kamar mandi. Mengapa demikian?

Kita semua tahu bahwa paru-paru adalah organ yang bertanggung jawab atas pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Oksigen dihirup dari hidung dan diangkut melalui saluran udara (trakea – bronkus – bronkus halus) ke paru-paru, di mana oksigen dan karbondioksida darah kemudian dipertukarkan di alveoli.

Ketika kanker paru-paru hadir, tumor berdekatan dengan saluran napas atau secara langsung menyerang saluran napas, menekan atau memblokir saluran napas, memengaruhi aliran udara masuk dan keluar, mengakibatkan pertukaran oksigen dan darah yang tidak mencukupi serta penyimpanan karbon dioksida dalam tubuh, yang mengakibatkan sesak napas. Selain itu, kanker paru-paru juga dapat menyebabkan penumpukan cairan di rongga dada, yang memaksa paru-paru tidak terbuka sepenuhnya, menyebabkan sesak napas. Selain itu, oksigen diangkut melalui sel darah merah dalam tubuh, dan ketika kanker paru-paru menyebabkan anemia, hal ini mempengaruhi pengangkutan oksigen dan juga dapat menyebabkan sesak napas.

Terlepas dari kanker paru-paru itu sendiri, beberapa pengobatan seperti pembedahan dan radioterapi dapat menyebabkan kerusakan paru-paru dan memicu sesak napas.

Penting untuk ditekankan bahwa meskipun sesak napas adalah salah satu gejala umum kanker paru-paru, namun hal ini tidak terjadi pada semua pasien.

Apa karakteristik sesak napas yang disebabkan oleh kanker paru-paru?

Banyak penyakit yang dapat menyebabkan sesak napas, termasuk asma, alergi, pneumonia, emfisema, bronkitis kronis, penyakit jantung, anemia dan kelebihan berat badan. Ketika sesak napas disertai dengan gejala-gejala berikut ini, seperti batuk kronis (kebanyakan batuk kering yang menjengkelkan), darah dalam dahak atau dahak berdarah, nyeri dada, demam, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, dll., waspadalah terhadap kemungkinan kanker paru-paru dan segera cari pertolongan medis.

Bagaimana cara meredakan sesak napas?

Metode umum yang digunakan oleh dokter untuk mengatasi sesak napas meliputi

Menghirup oksigen.
Melebarkan jalan napas dengan obat.
membuka jalan napas yang terhambat melalui bronkoskopi.
penggunaan obat anti-kecemasan untuk meredakan stres emosional.
Jika sesak napas disebabkan oleh kumpulan cairan di dada, hal ini dapat diatasi dengan aspirasi cairan dada. Jika sesak napas disebabkan oleh kompresi tumor, bunuh sel tumor dan hilangkan kompresi melalui pengobatan.

Selain itu, berhenti merokok, menghindari perokok pasif, minum lebih banyak air, makan makanan yang sehat, berlatih menghirup napas dalam-dalam, memastikan istirahat yang cukup, dan mengembangkan kebiasaan yang baik, semuanya akan membantu mencegah dan meringankan terjadinya sesak napas.

Ditinjau bersama oleh: Rumah Sakit Rakyat Provinsi Guangdong  Institut Kanker Paru Provinsi Guangdong Dr. Pan Zhengyong, Kepala Dokter Dr.