Jika kecemasan didiagnosis, diperlukan pengobatan yang komprehensif. Anxiolytics untuk meredakan kecemasan dan serangan panik (perasaan takut yang intens dan berulang disertai dengan perasaan hampir mati dan kehilangan kendali) memiliki efek yang signifikan, sementara psikoterapi dapat mengurangi tingkat kecemasan. Beberapa perawatan psikologis yang lebih efektif untuk gangguan kecemasan adalah sebagai berikut: (1) Metode penjelasan: Karena pasien dengan gangguan kecemasan cenderung memiliki kecemasan antisipatif, mereka mengembangkan rasa takut antisipatif terhadap serangan kecemasan di masa depan. Jika pasien dapat secara aktif bekerja sama dengan psikiater dan mendengarkan dengan sabar penjelasan dokter tentang sifat penyakitnya, hal ini membantu mengurangi beban psikologis dan mencegah timbulnya gangguan kecemasan. (2) Relaksasi: Terapi relaksasi adalah metode mengajar pasien bagaimana melakukan relaksasi otot dan emosi. Pasien dapat menghilangkan gangguan dengan mempelajari dan menguasai pengaturan pernapasan dan mengendurkan otot-otot di seluruh tubuh.
Pasien pertama-tama berfokus pada satu bagian batang tubuh (misalnya tangan kiri) dan mencoba mengendurkan bagian otot ini sampai sensasi hangat tercipta. Kemudian alihkan perhatian ke bagian tubuh yang lain (misalnya, tangan kanan). Latihan yang berulang-ulang seperti ini dapat menyebabkan suasana hati yang tenang, detak jantung yang teratur, dan bahkan bernapas, yang bisa sangat efektif untuk orang yang mengalami serangan kecemasan. Bila tersedia, pelatihan relaksasi bisa dilakukan di bawah deteksi instrumen terapi biofeedback. (3) Metode kejutan: Untuk mengubah perilaku patologis dengan menempatkan pasien secara tiba-tiba dalam situasi aktual yang merangsang kecemasan. Perawatan ini berlangsung selama 30-60 menit setiap kali dan jumlah sesi biasanya 1-4. (4) Hipnosis: Hipnosis cocok untuk gangguan kecemasan umum (sejenis gangguan kecemasan yang ditandai oleh kegugupan yang sering dan terus-menerus tanpa objek yang jelas atau konten yang tetap, atau oleh kekhawatiran atau gangguan yang berlebihan tentang beberapa masalah kehidupan nyata). Ahli hipnotis menggunakan teknik hipnosis yang sangat sugestif untuk meningkatkan kecemasan dan tidur pasien. (5) Desensitisasi sistematis: Dengan pasien dalam keadaan relaksasi total, rangsangan yang dapat menyebabkan kecemasan yang lemah diulang-ulang di depannya, dan ketika rangsangan tersebut mencapai titik di mana rangsangan tersebut tidak menyebabkan kecemasan, intensitas rangsangan ditingkatkan seperti biasa sampai kecemasan pasien hilang sepenuhnya.