1. Rehabilitasi ortopedi: Dalam bedah ortopedi, prinsip-prinsip penanganan fraktur adalah: reposisi, fiksasi dan latihan fungsional. Reposisi yang baik dan fiksasi yang stabil adalah prasyarat untuk perawatan fraktur, sementara pemulihan fungsional maksimum adalah tujuan dari perawatan. Rehabilitasi fungsional adalah mata rantai yang sangat diperlukan selama proses perawatan. Intervensi dini dalam rehabilitasi gangguan gerakan sendi pada anggota tubuh dapat secara efektif membantu pasien dengan cedera ortopedi untuk memulihkan fungsi maksimal dari anggota tubuh dan sendi yang cedera. 2, rehabilitasi cedera tulang belakang: tulang belakang adalah tulang pusat tubuh, dengan dukungan, melakukan berat kepala, batang tubuh, tungkai atas dan berat tambahan, osilasi bantalan, menjaga keseimbangan tubuh, untuk melindungi sumsum tulang belakang dan peran akar saraf. Cedera pada sumsum tulang belakang dari berbagai penyebab, sering menyebabkan paraplegia. Sejak dini, melalui pengobatan rehabilitasi modern, fisioterapi dan terapi okupasi, pelatihan kursi roda dan penyangga, serta manajemen kesehatan seumur hidup, pasien bisa mendapatkan kembali kemampuan untuk bergerak demi kelangsungan hidup, dengan tujuan akhir mengembalikan mereka kepada keluarga dan masyarakat. (1) Terapi latihan (2) Fisioterapi (3) Pelepasan sendi (4) Tuina Tiongkok (5) Akupunktur (6) Terapi okupasi