Mulai ‘bergerak’ segera setelah operasi merupakan harapan penting bagi pasien. Dapatkah pasien kanker lambung bergerak seperti biasa segera setelah prosedur laparoskopi invasif minimal? Jika tidak, seberapa cepat mereka bisa bergerak dan bagaimana mereka bisa melakukannya, adalah pertanyaan yang banyak diajukan oleh pasien.
Aktivitas dini setelah pembedahan memiliki banyak keuntungan
Bangun dari tempat tidur lebih awal setelah pembedahan dapat memfasilitasi pemulihan berbagai sistem, termasuk kardiopulmoner dan olahraga, dan mencegah infeksi paru-paru, luka di tempat tidur dan trombosis vena dalam, serta mempercepat pemulihan fungsi gastrointestinal.
Pembedahan laparoskopi tidak terlalu invasif pada dinding perut dan tidak terlalu menyakitkan pasca operasi, sehingga memudahkan pasien untuk bangun lebih awal dari tempat tidur.
Bagaimana cara mulai ‘bergerak’ secara bertahap?
6 sampai 18 jam setelah laparoskopi, setelah pasien terjaga, pasien dapat dipindahkan ke posisi semi-telentang atau melakukan aktivitas tidur dalam jumlah sedang. Pasien dapat diputar dan ditepuk setiap 2 jam dan latihan pernapasan (bernapas dalam-dalam, batuk efektif) dapat diperkuat di bawah bimbingan penyedia layanan kesehatan.
Pada 18 hingga 36 jam pasca operasi, pasien dapat memulai aktivitas awal di samping tempat tidur dengan bantuan, duduk, berdiri, dan berjalan di sekitar tempat tidur satu kali di pagi hari dan satu kali di sore hari, selama 15 hingga 20 menit setiap kali.
Pascaoperasi & nbspbsp; 36 jam kemudian, pasien dapat memulai aktivitas di dalam ruangan dengan bantuan dan berjalan di sekitar tempat tidur sendiri, sekali di pagi hari dan sekali di sore hari, selama 20-30 menit.
Setelah 48 jam, pasien dapat didorong untuk bangun dari tempat tidur sendiri, secara bertahap meningkatkan jumlah, durasi dan intensitas aktivitas, dan mendorong aktivitas sehari-hari seperti mencuci dan toileting sendiri.
Meskipun pasien tidak langsung “bergerak” setelah laparoskopi, proses melanjutkan aktivitas sangat berkurang dibandingkan dengan pembedahan konvensional, yang sangat mencerminkan keuntungan dari pembedahan laparoskopi. Kembali beraktivitas lebih awal memiliki banyak manfaat bagi pasien, tetapi bentuk dan metode aktivitas yang tepat harus disarankan oleh klinisi. (Kontribusi dari Chen Han Yu, Departemen Onkologi Saluran Cerna, Rumah Sakit Pertama Universitas Kedokteran Tiongkok)