Kacang mentah adalah makanan kacang yang umum dikonsumsi dalam kehidupan. Kacang ini kaya akan asam lemak tak jenuh, protein, vitamin, mineral, serat makanan, dan fitokimia seperti resveratrol. Kacang-kacangan ini dapat memberikan energi dan berbagai nutrisi bagi tubuh, membantu mengurangi kekentalan darah, mengatur lemak darah, dan meningkatkan perkembangan sel otak. Tetapi dianjurkan untuk makan dalam jumlah sedang, terlalu banyak tidak mudah dicerna, menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan: a. Manfaat: 1, mengurangi kekentalan darah: asam lemak tak jenuh dalam kacang mentah dapat meningkatkan elastisitas pembuluh darah, mengurangi kekentalan darah, menghambat perkembangan aterosklerosis. Konsumsi kacang mentah dalam jumlah sedang dapat membantu kesehatan tubuh dan mencegah trombosis sampai batas tertentu; 2, pengaturan lipid darah: DHA dan EPA dalam kacang mentah, secara efektif dapat mengontrol konsentrasi darah manusia dan mengatur lipid darah. Konsumsi sedang dapat mengurangi kemungkinan penyakit kardiovaskular; 3, meningkatkan perkembangan sel otak: kacang mentah mengandung lesitin dan fosfolipid otak, yang diperlukan untuk pengembangan sistem saraf, konsumsi sedang membantu perkembangan otak, sampai batas tertentu, dapat menunda penuaan sel-sel otak. Kedua, yang buruk: karena kandungan lemak dan kalori dari kacang mentah, konsumsi terlalu banyak dalam sekali waktu dapat menyebabkan gangguan pencernaan, kembung, dan bahkan diare. Konsumsi dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kegemukan, dan bahkan memicu terjadinya perlemakan hati. Selain itu, kacang tanah yang berjamur mengandung aflatoksin dan perlu dilarang karena berisiko menyebabkan kanker.