Kriteria diagnostik untuk osteoporosis

  1. Kriteria klinis Ketika terjadi fraktur kerapuhan, dapat didiagnosis sebagai osteoporosis. Fraktur kerapuhan adalah fraktur yang disebabkan oleh situasi traumatis non-traumatis atau minor, seperti cedera yang disebabkan oleh jatuh pada permukaan datar atau pada ketinggian pusat gravitasi tubuh, batuk, bersin, atau benjolan yang menyebabkan fraktur.  2.Pemeriksaan kepadatan tulang energi ganda Lokasi pemeriksaan adalah dua dari tiga: tulang belakang lumbar, pinggul dan lengan bawah.  (wanita pascamenopause dan pria di atas 50 tahun, nilai T sebagai standar (wanita perimenopause mengacu pada standar ini) ——————————————————— Nilai T normal ≥ -1 Nilai T massa tulang rendah antara -1 dan -2,5 Nilai T Osteoporosis ≤ -2,5 Nilai T Osteoporosis berat ≤ -2,5 dengan satu atau lebih patah tulang rapuh ——————————————————— Untuk anak-anak, dewasa muda, pria berusia kurang dari 50 tahun, dan wanita premenopause, nilai Z digunakan sebagai kriteria.  ——————————————————— Nilai Z >-2,0 berarti “BMD dalam rentang usia” Nilai Z ≤-2,0 berarti “BMD lebih rendah daripada kelompok usia yang sama” ———————————————————