Masalah tulang apa yang mungkin terjadi bersamaan pada orang dengan sindrom Turner?

1. Kelainan tulang apa yang rentan dialami oleh anak perempuan Turner? Sebagian besar anak perempuan Turner yang saya temui di klinik tidak datang karena sindrom Turner, tetapi karena masalah tinggi badan, yang menunjukkan betapa umum perawakan pendek pada sindrom Turner. Anomali kerangka apa lagi yang dimiliki anak perempuan Turner selain masalah tinggi badan yang dijelaskan di atas? Beberapa yang lebih umum adalah leher pendek, valgus siku, valgus lutut, dan metakarpal keempat yang pendek. Pertumbuhan yang tidak proporsional menyebabkan banyak anak perempuan Turner memiliki tungkai yang pendek, tubuh yang lebar, serta tangan dan kaki yang relatif besar. Anak perempuan Turner juga 10-20% lebih mungkin memiliki tulang belakang berbentuk baji, skoliosis, dan kifosis, dan dalam kasus yang parah, bungkuk. Kelainan bentuk ini saat ini dapat diperbaiki melalui pembedahan, tetapi patah tulang dan osteoporosis adalah sesuatu yang harus diatasi sendiri oleh para gadis Turner. 2. Apa itu osteoporosis? Osteoporosis sangat umum terjadi saat ini karena kurangnya olahraga dan pola makan yang tepat. Namun kejadian osteoporosis pada pasien Turner masih tinggi, terutama karena kurangnya kalsium dalam tulang. Telah diketahui bahwa kalsium adalah zat utama yang membentuk tulang dan menjaganya tetap kuat. Jika kadar kalsium mencukupi, tulang akan tumbuh dengan kekuatan maksimum selama masa kanak-kanak dan remaja dan akan terus tumbuh lebih kuat hingga sekitar usia 30 tahun. Tanpa kalsium yang cukup, tulang tidak akan mencapai kekuatan maksimumnya dan kadang-kadang dapat patah atau retak karena trauma kecil atau bahkan tanpa trauma sama sekali. Ini seperti “asuransi pensiun” untuk tulang Anda. Jika Anda memiliki cukup kalsium dan berolahraga saat masih muda, tulang Anda akan mampu bertahan selama bertahun-tahun saat Anda tua, sehingga Anda tidak akan mengalami patah tulang meskipun Anda bersin. 3. Bagaimana cara mencegah osteoporosis? “Alih-alih mengonsumsi tablet kalsium setelah terkena osteoporosis, Anda harus lebih memikirkan pola makan dan kehidupan sehari-hari. Asosiasi Nutrisi Cina merekomendasikan asupan kalsium harian sebesar 1000g untuk orang dewasa, tetapi survei telah menemukan bahwa kebanyakan orang hanya memiliki sekitar 400g kalsium dalam makanan mereka sehari. Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan makanan harian anak-anak kita dengan tepat, seperti kaldu tulang, kulit udang, kerang, susu, produk kedelai, dll. Kandungan kalsium pada kubis bayi dan sayuran biji minyak juga cukup tinggi. Dan diet daging secara parsial akan meningkatkan kehilangan kalsium dalam urin dan akan menyebabkan keropos tulang. Selanjutnya, Anda juga harus memperhatikan suplementasi vitamin D, karena vitamin D merupakan penolong yang baik dalam meningkatkan penyerapan kalsium, yang dengannya kalsium dapat diserap oleh tubuh ke dalam tulang. Vitamin D adalah vitamin yang paling mudah didapat dan tubuh dapat memproduksinya sendiri hanya dengan mendapatkan sinar matahari. Namun, saat ini orang lebih suka tinggal di dalam ruangan, yang sangat mempengaruhi sintesis vitamin D. Hal ini tidak akan membantu tulang Anda meskipun Anda mengonsumsi lebih banyak kalsium. Jika Anda sudah berada di bawah sinar matahari, mengapa tidak berolahraga? Kontraksi otot dan tarikan langsung pada tulang saat berolahraga akan membantu meningkatkan kepadatan tulang. Oleh karena itu, olahraga yang tepat juga bermanfaat dalam mencegah osteoporosis. Terakhir, untuk mengetahui apakah ada osteoporosis, diperlukan tes kepadatan tulang, yang merupakan tes yang perlu dilakukan di awal kehidupan anak Turner. 4. Apakah suplementasi estrogen dapat membuat tulang menjadi lebih kuat? Terapi estrogen diperlukan untuk membentuk tulang yang kuat dan tidak mudah patah. Estrogen berperan penting dalam metabolisme homeostasis tulang dengan meningkatkan penyerapan dan pengendapan kalsium. Biasanya, tingkat estrogen pada wanita meningkat secara bertahap seiring dengan pubertas dan perlahan-lahan menurun setelah menopause, yang merupakan salah satu alasan mengapa osteoporosis sangat lazim terjadi pada wanita menopause. Sebagian besar anak perempuan Turner memiliki kadar estrogen yang rendah, sehingga terapi estrogen biasanya diberikan untuk membantu perkembangan pubertas dan dilanjutkan selama tahun-tahun reproduksi. Penelitian telah menunjukkan bahwa terapi suplementasi estrogen efektif dalam meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi kejadian patah tulang, dan tetap merupakan obat yang paling efektif yang tersedia untuk memerangi keropos tulang pascamenopause.