Eksplorasi Awal Kesulitan Belajar Anak

Pertama, kita harus menelusuri tahap-tahap pembentukan dan perkembangan kepribadian: 1. Masa bayi, yaitu sejak lahir hingga usia dua tahun, dan tahap ini merupakan awal dari pembentukan kecerdasan emosional. Ini juga merupakan tahap perkembangan empati dan koordinasi emosional. Tugasnya adalah: belajar berbicara, belajar mengekspresikan kebutuhan, mengembangkan koordinasi otot, mengenali diri sendiri sebagai individu yang mandiri, mempercayai orang lain, dll. Tahap ini belajar duduk, berdiri, berjalan, berlari, memanipulasi objek untuk makan, dll. Dapat mengkomunikasikan rasa frustasi serta kebahagiaan dan kegembiraan. 2. Menurut teori perkembangan psikososial Ericson: Masa bayi: tugas dasarnya adalah mengembangkan rasa percaya pada diri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Bayi perlu merasa dicintai dan diperhatikan. Jika tidak ada rasa aman, hal ini dapat menimbulkan keraguan dan ketidakpercayaan dalam hubungan. Konflik utama: kepercayaan versus ketidakpercayaan. Kualitas inti: harapan. 3. Masalah potensial adalah masalah kepribadian masa dewasa yang berasal dari masa bayi dapat meliputi: keserakahan, ketidakpuasan, tetapi juga kecurigaan, takut membantu orang lain, penolakan terhadap pertemanan, takut akan cinta dan kepercayaan, harga diri yang rendah, isolasi, dan Selatan telah membentuk dan mempertahankan hubungan yang intim. 4. Anak usia dini (2-6 tahun) berfokus pada peningkatan saling ketergantungan dengan orang lain. Kemampuan bahasa dan keterampilan fisik-motorik anak meningkat secara signifikan. Tugas utamanya adalah: meningkatkan kompetensi emosional mereka, termasuk belajar menunda kepuasan. Anak-anak mulai mengenali perbedaan antara dirinya dan orang lain dalam hal jenis kelamin, etnis, dan tingkat kemampuan. Tugas-tugas lain dalam periode ini adalah: belajar bermain dengan orang lain, belajar berbagi, mengembangkan hubungan teman sebaya, mulai menyadari bahwa mereka terhubung dengan dunia di sekitar mereka, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mempercayai orang lain. Menurut doktrin perkembangan psikososial Alexonian, ciri-ciri utama periode prasekolah adalah: bermain dan ekspektasi peran. Pembentukan daya saing dan inisiatif yang utama. Jika tidak diberi hak untuk mengambil keputusan aktif, mereka akan cenderung mengembangkan rasa bersalah. Artinya, konflik utama antara inisiatif versus rasa bersalah. 5. Hasilnya: anak-anak mengalami banyak perasaan negatif seperti permusuhan, kemarahan, kehancuran, kemarahan dan kebencian. Jika perasaan-perasaan ini tidak diterima, individu tersebut tidak akan dapat menerima perasaannya sendiri di kemudian hari. Orang tua dapat mengekspresikan pendapat sikap mereka secara verbal atau non-verbal. Pengalaman belajar yang negatif dapat menyebabkan individu merasa bersalah atas konflik yang terjadi. Pengasuhan yang ketat pada masa ini dapat menyebabkan stereotip, penolakan yang kuat, menyalahkan diri sendiri, dan kecenderungan untuk memberatkan diri sendiri. 6. Masa Kanak-kanak Tengah (6-12 tahun) Masa ketika anak-anak mulai belajar membaca, menulis, dan berhitung. Mereka mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang jenis kelamin, ras, budaya, dan kemampuan mereka. Mereka juga memiliki pemahaman yang lebih besar tentang keluarga mereka, pasangan mereka, dan hubungan di antara komunitas mereka. Tugas utama pada masa ini adalah mengembangkan empati atau belajar mengambil perspektif. Tugas utama masa sekolah adalah memperoleh rasa ketekunan, yang tanpanya mereka akan kehilangan kepercayaan diri. Anak-anak perlu memperluas pemahaman mereka tentang dunia tempat mereka tinggal dan terus mengembangkan identitas peran gender yang sesuai. Memperoleh beberapa fungsi dasar yang dibutuhkan untuk belajar. Akan ada konflik ketekunan versus rasa rendah diri. Kualitas inti adalah: kompetensi yang diwujudkan. Masalah dapat meliputi: konsep diri yang negatif, harga diri yang rendah dalam membangun hubungan sosial, nilai-nilai yang bertentangan, identitas peran gender yang membingungkan, ketergantungan yang berlebihan, takut akan tantangan, dan kurangnya inisiatif.