Osteomiositis paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja, terutama pada laki-laki, dan 60-75 persen memiliki riwayat trauma. Manifestasi klinis utama adalah benjolan yang terlokalisasi, disertai kemerahan, panas dan nyeri, dan pergerakan terbatas pada sendi yang terkena. Ini dapat dibagi menjadi 4 tahap. (1) Periode reaksi: periode ini biasanya 15-60 hari setelah trauma, dan pembengkakan massa pada periode ini menjadi lebih besar, mengapur, dan menghilang lebih cepat. Ukuran massa bisa 5-12 cm. (2) Tahap aktif: demam dan peningkatan suhu kulit lokal dapat terlihat, dan ada nyeri tekan saat disentuh, dan teksturnya keras. (3) Stadium dewasa: Tulang rawan seperti cangkang dapat muncul pada stadium ini, dan gerakan sendi dapat dibatasi jika melibatkan sendi. (4) Tahap pemulihan: massa berhenti tumbuh pada tahap ini, dan massa dapat menjadi lebih kecil atau bahkan menghilang setelah 1 tahun. Namun, sebagian besar tidak dapat menghilang dengan sendirinya, dan biasanya ditangani dengan pengobatan atau pembedahan setelah berkembang ke tahap dewasa.